RASIKAFM.COM | SALATIGA – Prihatin Suryaningtyas SPd, Guru IPA SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, mengharumkan dunia Pendidikan kota Salatiga setelah dinyatakan lolos seleksi nasional Program Internasional Korean e-Learning Improvement Cooperation (KLIC) Tahun 2026. Program KLIC merupakan kerja sama Kemendikdasmen RI dengan Gangwon State Office of Education/Gangwon State International Education Institute, Republik Korea.
Menjelang keberangkatan, Prihatin Suryaningtyas berpamitan dan bersilaturahmi kepada Kadinas Pendidikan Kota Salatiga, Mudjiati MPd. Kadinas memotivasi dan menyampaikan rasa bangga atas prestasi guru yang mengharumkan nama Kota Salatiga.
“Atas nama Dinas Pendidikan Kota Salatiga, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan rasa bangga atas prestasi Ibu Prihatin Suryaningtyas. Keikutsertaan ini tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga turut mengharumkan nama Kota Salatiga di kancah internasional,” kata Mudjiati.
Kepala SMP Muhammadiyah Plus Salatiga, Arif Fahrurozi SPd, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas pencapaian gurunya. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas terpilihnya Ibu Prihatin Suryaningtyas dalam Program KLIC 2026 ini,” kata Arif Fahrurozi.
Menurutnya, keberhasilan itu merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam mendorong peningkatkan kapasitas dan kompetensi pendidik, hingga tingkat internasional. ”Kami berharap pengalaman serta ilmu pembelajaran berbasis TIK yang didapat selama di Korea Selatan kelak dapat diimplementasikan di sekolah dan dibagikan kepada sesama rekan guru,” ungkapnya.
Sementara itu, Prihatin Suryaningtyas menjelaskan, program itu bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru di bidang literasi digital dan pemanfaatan sistem digital dalam skala internasional. Proses seleksi melalui tahapan tingkat nasional yang ketat, meliputi verifikasi administrasi, penilaian portofolio dan esai, hingga asesmen video perkenalan berbahasa Inggris.
Prihatin juga juga telah menyelesaikan Pelatihan TIK bagi Guru Program KLIC di Jakarta pada 2-7 Agustus dan dilanjutkan pembekalan pre-departure pada 16-17 Oktober di Jakarta, serta menjalani pelatihan lapangan (On-site training) di Korea Selatan pada 17 hingga 24 Oktober. Seluruh pembiayaan selama belajar di Korea Selatan ditanggung Gangwon State International Education Institute












