KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sudah Kuburkan 428 Orang Pasien Corona, Penggali Kubur Jatisari Mijen Minta Warga Patuhi Usul Pak Ganjar

Sudah Kuburkan 428 Orang Pasien Corona, Penggali Kubur Jatisari Mijen Minta Warga Patuhi Usul Pak Ganjar

Sudah Kuburkan 428 Orang Pasien Corona, Penggali Kubur Jatisari Mijen Minta Warga Patuhi Usul Pak Ganjar

Penggali kubur Covid-19 di TPU Jatisari, Mijen, Kota Semarang, Maryadi. (Foto: Instagram)

RASIKAFM – Angka kematian akibat Covid-19 di Jawa Tengah masih tinggi. Oleh karenanya, Gubernur memprogramkan ‘Jateng Di Rumah Saja’, pada 6-7 Februari 2021. Program itu mendapat dukungan dari penggali kubur yang biasa memakamkan warga yang kena Virus Corona.

Maryadi, seorang penggali kubur Covid-19 di TPU Jatisari, Mijen, Kota Semarang, mengatakan program Pemprov Jateng itu merupakan usaha untuk mengurangi angka Covid-19. Terlebih lagi, pemberlakuan program Jateng Di Rumah Saja, jatuh pada Sabtu dan Minggu. Sebagai penggali kubur, dirinya sangat prihatin dengan banyaknha warga yang meninggal dunia karena Covid-19. Sebab jika ada pasien meninggal dunia dan akan dimakamkan di TPU Jatisari, dirinya harus siaga. Bahkan dalam kondisi malam dan hujan sekalipun.

Sementara itu, Staf TPU Jatisari, Warni mencatat jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dan dimakamkan di TPU Jatisari sejak 2 April 2020 sampai sekarang mencapai 428 orang.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]