KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

Seorang pengunjung Candi Gedong Songo mengamati dari dekat kawah belerang di bawah candi 3 dan candi 5, Selasa (1/9/2026). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di kawasan Gunung Ungaran, termasuk wilayah Gedong Songo, berpotensi berdampak terhadap ratusan kepala keluarga (KK) di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang.

Kepala Desa Candi, Sudarwanto, mengatakan setidaknya terdapat tiga dusun yang berada di sekitar kawasan kawah, yakni Dusun Darum, Dusun Ngipik, dan Dusun Talun.

“Dusun Darum ada sekitar 90 kepala keluarga (KK), Dusun Ngipik 150 KK, dan Dusun Talun sekitar 300 KK,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (2/9/2026).

Namun, hingga kini Pemerintah Desa Candi belum menerima informasi resmi terkait rencana pembangunan PLTP tersebut, baik secara lisan maupun tertulis.

“Pemerintah desa belum mengetahui apa-apa karena belum ada tembusan, baik lisan maupun tertulis dari pihak terkait. Sampai saat ini kami juga belum tahu harus bagaimana,” ungkapnya.

Menurutnya, informasi mengenai rencana pengembangan geothermal di Gunung Ungaran sebenarnya bukan hal baru. Pemerintah Desa Candi telah mengetahui adanya rencana tersebut sejak sekitar 2011-2012. Saat itu, kata dia, sudah dilakukan sejumlah penelitian. Namun, pemerintah desa belum memperoleh informasi lebih lanjut mengenai kapan proyek tersebut akan dilaksanakan.

“Kalau rencana memang sudah ada dulu, tahun 2011-2012. Setahu pemerintah desa, dulu sudah ada penelitian dan sebagainya. Tetapi pelaksanaannya kapan, waktu itu juga belum ada informasi,” katanya.

Kini, kabar mengenai rencana geothermal kembali mencuat di tengah masyarakat. Namun, Sudarwanto menyebut belum ada warga yang secara resmi menyampaikan pertanyaan maupun keberatan kepada pemerintah desa. Termasuk masyarakat di Dusun Darum yang berada di kawasan Gedong Songo, menurutnya, masih cenderung diam karena belum mengetahui kepastian mengenai rencana tersebut.

“Belum ada. Masyarakat juga belum ada yang menanyakan atau menyampaikan keberatan karena memang belum tahu kepastiannya,” jelasnya.

Sudarwanto menegaskan, hingga saat ini juga belum ada sosialisasi dari pihak terkait kepada pemerintah desa maupun masyarakat mengenai rencana pembangunan PLTP tersebut. Karena itu, apabila rencana geothermal benar-benar akan dilanjutkan, ia berharap pemerintah desa terlebih dahulu mendapat pemberitahuan resmi.

“Masyarakat perlu diberikan sosialisasi secara terbuka mengenai rencana kegiatan tersebut, terutama karena terdapat ratusan KK yang tinggal di sekitar kawasan,” sambungnya.

Menurutnya, sosialisasi penting agar warga mengetahui manfaat maupun potensi dampak yang mungkin ditimbulkan, termasuk terhadap kehidupan masyarakat di sekitar kawasan.

“Harapan kami kalau ini benar-benar berjalan, ada tembusan ke desa. Pihak terkait juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, sehingga keuntungan maupun kerugian terhadap warga bisa diketahui,” bebernya.

Sudarwanto memastikan kondisi masyarakat Desa Candi hingga saat ini masih kondusif. Ia juga belum melihat adanya gerakan penolakan terhadap rencana geothermal Gunung Ungaran.

“Sampai sekarang masyarakat kondusif, belum ada penolakan,” katanya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]