KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Warga Binaan Rutan Salatiga, Gelar Doa Bersama Untuk Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Warga Binaan Rutan Salatiga, Gelar Doa Bersama Untuk Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Warga Binaan Rutan Salatiga, Gelar Doa Bersama Untuk Korban Kebakaran Lapas Tangerang

Sejumlah penghuni Rutan Salatiga saat giat doa bersama, Kamis 9 /9 /2021. (Foto:Dok. Rutan Kelas IIB Salatiga)

Salatiga, RASIKAFM – Ratusan Warga Binaan Rutan Kelas IIB Salatiga gelar doa bersama sebagai wujud kebersamaan dan solidaritas untuk korban kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang. Kamis (09/09).

Kepala Rutan Salatiga Andri Lesmano mengatakan sebagai bentuk empati dan simpati kami menggelar doa bersama warga binaan untuk mendoakan saudara kita yang menjadi korban kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang. ujarnya.

Dengan doa bersama ini kami mengajarkan untuk saling berempati dan menjalin persatuan dan kesatuan umat agar saling mendoakan dan menguatkan satu sama lain.

Bukan persoalan jarak dan seseorang yang sedang bermasalah dengan hukumnya, tetapi bahwa sebagai makhluk Tuhan, kita harus bisa menghormati dan saling mendoakan untuk keselamatan seluruh bangsa Indonesia ini. Terkhusus kegiatan ini juga bagi teman-teman yang sedang dirundung duka di Lapas Tangerang. ujarnya.

Kalapas bersama team saat mengecek panel listrik (Foto:Dok. Rutan Kelas IIB Salatiga)

Sementara itu salah satu peserta doa bersama, Rangga yang terjerat kasus psikotropika dengan wajah bertato ini mengungkapkan bahwa kegiatan ini sebagai wujud simpati kita sebagai sesama warga binaan dan tentu saja sebagai warga negara. Kita tidak bisa membantu secara material, tetapi dengan doa ini kami harapkan korban diterima disisi Tuhab maupun keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menjalani cobaan.

Rangga dan teman-teman juga berdoa agar hal seperti ini tidak terjadi di Rutan Salatiga maupun Lapas/Rutan lainnya.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]