URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan pentingnya sinergitas antar wilayah sebagai upaya untuk memajukan pembangunan di Provinsi Jawa Tengah dengan berupaya menjalin kerja sama dengan Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, Grobogan, hingga Kota Salatiga dalam rangka meningkatkan potensi wisata melalui aglomerasi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hendi Usulkan Konsep Wisata Aglomerasi ke Gubernur Ganjar

Hendi Usulkan Konsep Wisata Aglomerasi ke Gubernur Ganjar

Hendi Usulkan Konsep Wisata Aglomerasi ke Gubernur Ganjar

featured-img

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menegaskan pentingnya sinergitas antar wilayah sebagai upaya untuk memajukan pembangunan di Provinsi Jawa Tengah. Untuk itu dirinya pun mengungkapkan jika selama ini Kota Semarang terus berupaya menjalin kerja sama dengan Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, Grobogan, hingga Kota Salatiga dalam rangka meningkatkan potensi wisata melalui aglomerasi.

Hal ditekankan Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah dengan tema Sinergitas Kebijakan dan Gotong Royong dalam Upaya Menghadapi Tantangan Pembangunan Jawa Tengah.

Dalam kesempatannya Hendi pun menyampaikan konsep Wisata Aglomerasi yang digagasnya kepada Ganjar, dalam rangka penguatan ekonomi wilayah. “Awal 2022 kemarin kita melakukan pertemuan aglomerasi dengan kawan-kawan bupati. Semuanya bersepakat jika wisata aglomerasi menjadi salah satu daya dukung penting untuk menggerakkan perekonomian,” ujar Hendi di pendopo kantor Bupati Pekalongan, Selasa (19/4).

Menurutnya, kolaborasi dan sinergi percepatan penanganan ekonomi akibat dampak pandemi dalam kawasan aglomerasi menjadi penting. Sehingga dirinya menyoroti besarnya potensi wisata pada daerah aglomerasi yang beragam untuk dikembangkan bersama dalam mewujudkan kebangkitan perekonomian.

Dirinya pun mencontohkan bagaimana saat ini di kawasan Kota Lama Semarang tersedia berbagai produk dari wilayah aglomerasi Semarang Raya, untuk menguatkan kapasitas UMKM di masing – masing wilayah. “Saat ini di Kota Lama ada produk UMKM dari mbak Eisti (Bupati Demak) dan bu Sri (Bupati Grobogan), yang lainnya nanti akan menyusul,” tutur Hendi.

Lebih lanjut, Hendi menegaskan pembangunan Kota Semarang, provinsi Jawa Tengah dan Nasional. Maka dari itu selain melakukan penetrasi melalui penumbuhan peluang ekonomi, Wali Kota Semarang itu juga menyebut pentingnya pemerintah menekan kebutuhan masyarakat.

Hal itu sendiri disampaikannya dapat dilakukan pemerintah melalui konsep fasilitas publik gratis dari lahir hingga meninggal, seperti yang sudah berjalan di Kota Semarang. “Kita mengupayakan adanya fasilitas publik secara gratis mulai dari lahir sampai meninggal. Maka jika semuanya serba gratis, pasti akan dapat meringankan masyarakat,” tutur Hendi.

Dirinya menerangkan konsep tersebut dapat menyentuh berbagai persoaalan, misalnya terkait penanggulangan angka stunting. “Kami punya program pemberian makanan tiga kali sehari sebagai wujud kepedulian pemerintah untuk memberi contoh makanan yang sehat. Sebanyak 1.367 balita diberi makan 3 kali sehari,” imbuh Hendi.

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga