URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah gudang tiner di Jalan Kyai Abdul Manan Kecamatan Pedurungan Kota Semarang terbakar pada Sabtu (7/1/2023) sekira pukul 16.00 WIB. Akibat kejadian ini, satu orang mengalami luka bakar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kebakaran Gudang Tiner di Semarang, Satu Orang Alami Luka Bakar

Kebakaran Gudang Tiner di Semarang, Satu Orang Alami Luka Bakar

Kebakaran Gudang Tiner di Semarang, Satu Orang Alami Luka Bakar

featured-img

SEMARANG – Sebuah gudang tiner di Jalan Kyai Abdul Manan Kecamatan Pedurungan Kota Semarang terbakar pada Sabtu (7/1/2023) sekira pukul 16.00 WIB. Akibat kejadian ini, satu orang mengalami luka bakar.

Atha seorang saksi mengatakan, dirinya mengetahui kejadian ini karena mendegar adanya suara ledakan dari gudang tersebut. Ketika diperiksa suara tersebut, dirinya melihat asap dan api yang mengepul di atap bangunan itu.

“Awalnya cuma asap tapi ternyata kebakaran,” ujarnya di lokasi kejadian.

Karena khawatir akan merembet ke bangunan lain, dirinya bersama warga langsung berkoordinasi menghubungi pihak pemadam kebakaran untuk menangani kejadian itu. Namun, selang beberapa saat ada dua orang yang keluar dari dalam gudang dengan mengalami luka bakar.

“Tadi orangnya langsung dievakuasi,” katanya.

Sementara mengenai penyebab kebakaran, Atha tidak bisa memastikan. Dari informasi yang dia dapat, penyebab masih simpang siur yakni antara percikan api atau korsleting.

“Saya belum tahu benar,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Agus Harmunanto menjelaskan, kebakaran ini juga berdampak pada bangunan di sampingnya seperti Warung Angkringan dan Gudang Rosok.

Pihaknya menduga pemicu kebakaran ini adalah percikan api dari suatu bangunan. “Dari data sementara ada percikan api yang berasal dari angkringan di sampingnya. Namun pastinya akan didalami oleh petugas kepolisian,” beberny.

Selain penyebab percikan api, Agus membenarkan jika ada satu korban luka bakar dari kebakaran ini. Saat ini korban tengah mendapatkan perawatan oleh tim medis.

“Ya benar ada satu korban luka bakar tetapi untuk identitas saya belum mendapatkan datanya karena masih dalam upaya pemadaman,” sambungnya.

Sementara untuk mematikan api ini berbagai upaya dilakukan bersama petugas gabungan yang terdiri dari 12 unit pemadam kebakaran di tambah water canon Polda Jateng, tangki PDAM dan Dinas Perkim Kota Semarang berjibaku berupaya memadamkan api gudang.

“Kami mengerahkan 12 pemadam. Ada bantuan dari PDAM, Perkim, tadi juga ada kepolisian,” tuturnya.

Kemudian meski sudah bersama-sama namun terdapat kendala karena lokasi kebakaran berada di gang sempit. Meski demikian saat ini para petugas tetap berupaya memadamkan karena air masih mencukupi.

“Karena yang terbakar bahan kimia tiner, kita tidak bisa cepat memadamkan. Kami tetap berusaha. Kita maksimalkan. Untuk ini saja masih terbakar karena bahan kimia kita pake busa,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga
Alami Laka Tunggal Rabu Dini Hari, Innova Tergelincir hingga Terbakar di JLS Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon