KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Petugas damkar Salatiga berjibaku padamkan api

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) siang. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu membuat kepulan asap tebal terlihat membubung dari area pasar di Jalan Jenderal Sudirman.

Saksi mata, Toif, mengatakan saat kejadian asap terlihat sangat pekat, sementara kobaran api tidak terlalu terlihat dari luar kios.

“Memang asapnya sangat banyak dan pekat, kalau api malah tidak terlihat,” ujar Toif.

Ia menyebut kios yang terbakar merupakan toko perlengkapan pakaian muslim. Pedagang dan warga sempat khawatir api menjalar ke kios lain karena barang dagangan yang berada di dalam toko mudah terbakar.

Upaya pemadaman awal dilakukan oleh petugas Pasar Raya II menggunakan alat pemadam api ringan. Namun karena api belum berhasil dikendalikan, petugas kemudian meminta bantuan Pemadam Kebakaran Kota Salatiga.

Kepala Seksi Pemadaman dan Penyelamatan Bidang Damkar Kota Salatiga, Asih Budi Lestari, mengatakan tiga unit mobil pemadam dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

“Pemadaman selesai pukul 12.15 WIB, termasuk pendinginan agar tidak ada lagi sumber api,” kata Asih.

Menurutnya, kebakaran diduga disebabkan korsleting listrik pada lampu yang berada di bagian atas ruko. Lokasi tersebut juga digunakan sebagai gudang penyimpanan barang dagangan seperti peci dan perlengkapan alat sholat, sehingga api mudah merambat.

“Dugaan sementara karena korsleting pada lampu di bagian atas ruko yang juga digunakan sebagai gudang penyimpanan dagangan berupa peci dan alat sholat,” jelasnya.

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara jumlah kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.

Petugas mengimbau masyarakat dan pedagang untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama akibat instalasi listrik yang tidak aman.

Video amatir saat kebakaran

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]