KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Wali Kota Semarang Dukung Peluncuran Aplikasi Kentongan Digital atau Kenita

Wali Kota Semarang Dukung Peluncuran Aplikasi Kentongan Digital atau Kenita

Wali Kota Semarang Dukung Peluncuran Aplikasi Kentongan Digital atau Kenita

Istimewa

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mengapresiasi dan mendukung terobosan yang dilakukan oleh Polrestabes Semarang dengan meluncurkan aplikasi Kentongan Digital atau Kenita sebagai upaya mewujudkan keamanan dan rasa nyaman bagi masyarakat, sekaligus guna menjaga situasi kondusif dan keamanan masyarakat di Kota Semarang.

“Pemkot Semarang tentu saja mendukung penuh adanya terobosan dari Polrestabes Semarang melalui Kentongan Digital atau Kenita ini. Harapannya, situasi dan kondisi di Kota Semarang semakin kondusif, masyarakat juga akan merasa aman,” ucap Wali kota yang akrab disapa Mbak Ita usai mengikuti rapat koordinasi dengan Polrestabes secara online Jumat (24/3/2023) lalu.

Selain itu, Fitur Kenita sendiri terdapat dalam Aplikasi Libas. Penggunaan fitur Kenita juga terbilang mudah, hanya tinggal pencet akan masuk ke perangkat semua pihak berwenang. Fitur tersebut juga bisa diberi keterangan sebagai informasi pendukung. Masyarakat juga dapat menginformasikan seputar kejahatan maupun non-kejahatan di fitur tersebut.

Lebih lanjut, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar mendorong dan mengimbau masyarakat untuk mendownload Aplikasi Libas karena menjadi salah satu cara pencegahan tindak kejahatan. Hal tersebut karena aplikasi ini sudah terintegrasi dengan pihak-pihak berwenang.

“Harapannya semua warga dapat menginstal Aplikasi Libas di Play Store. Dengan menggunakan aplikasi ini warga bisa langsung melaporkan semua kejadian yang ada di lingkungan, kemudian akan segera ditangai oleh petugas. Aplikasi ini berbasis GPS, sehingga pergerakan pelapor dan petugas terdekat akan cepat diketahui,” terangnya.

Dengan hadirnya fitur terbaru Kentongan Digital atau Kenita di Aplikasi Libas, hal tersebut membuat aplikasi ini menjadi lengkap dalam upaya menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Semarang. Fitur terbaru ini juga menjadikan pihak berwajib bisa tahu pergerakan masyarakat sehingga dapat meminimalisir tindak kejahatan.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Persaingan cabang olahraga biliar dalam Porprov Jawa Tengah XVII 2026 di Kabupaten Semarang menghadirkan kejutan dengan tumbangnya sejumlah atlet unggulan. Hingga Rabu (28/10/2026), sebanyak 10 dari 15 nomor pertandingan telah selesai digelar. Sebanyak 112 atlet dari 29 kabupaten/kota mengikuti kompetisi yang berlangsung di J_Pool Billiard and Cafe dan Kingdom Billiard hingga Jumat (30/10/2026).
Kejutan di Cabor Biliar Porprov Jateng XVII, Sejumlah Unggulan Tumbang
Aisha Sofia Azzahra terpilih sebagai ketua pertama Forum Komunikasi OSIS SMP Kota Salatiga dalam musyawarah di Gedung DPRD Salatiga, Senin (2/11/2026). Kepengurusan yang dibentuk bersama Masyarakat Vokasi Indonesia (MAVI) tersebut menyiapkan program Salatiga Saling Jaga untuk mencegah perundungan dan mengenalkan jalur pelaporan yang aman bagi siswa.
Aisha Pimpin Forum OSIS SMP Salatiga, Usung Program Pencegahan Perundungan
Penyelenggaraan Porprov Jawa Tengah XVII pada 25–31 Oktober 2026 turut meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kabupaten Semarang. Kepala Dinas Pariwisata Wiwin Sulistyowati menyebut tingkat hunian hotel meningkat, sementara villa dan homestay menjadi alternatif akomodasi bagi atlet, ofisial, keluarga, serta suporter yang datang.
Porprov Jateng 2026 Jadi Magnet Wisata, Hotel hingga Homestay di Kabupaten Semarang Kebanjiran Tamu
[pekok2]