URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tidak Kuasai Medan, Sulimin Meninggal Dunia Usai Tabrak Kontainer Bermuatan Batok Kelapa

Tidak Kuasai Medan, Sulimin Meninggal Dunia Usai Tabrak Kontainer Bermuatan Batok Kelapa

Tidak Kuasai Medan, Sulimin Meninggal Dunia Usai Tabrak Kontainer Bermuatan Batok Kelapa

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Karena tidak menguasai medan, Sulimin meninggal dunia usai sepeda motor Yamaha Mio warna Merah nopol H 3381 HW yang dikendarainya menabrak truk kontainer nopol H 9095 OC, bermuatan batok Kelapa yang akan dikirim ke pabrik areng di daerah Karangduren Tengaran.

Menurut data dari Satlantas Polres Salatiga, tkp laka berada dijalan Soekarno Hatta Dekat Simpang Tiga Pamor Kecamatan Argomulyo Kota Salatiga. Selasa (15/8/2023) pagi sekira pukul 04.30 wib.

Akibat kecelakaan itu korban meninggal dunia dengan sepeda motor tak berbentuk.

Dalam konfirmasinya, kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Suci Nugraheni melalui Kasi Humas Iptu Henri Widyoriani mengatakan, dalam peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor nopol H 3381 HW dan truk kontainer nopol H 9095 OC, yang dikemudikan oleh Mohamad Subkhan warga desa Kedungsari Rt.01 Rw.06 Kecamatan Singorojo Kabupaten Kendal.
“Dalam peristiwa tersebut pengendara sepeda motor bernama Sulimin (46) warga Jalan Srikaton Selatan RT 02 RW 07 Kelurahan Purwoyoso Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Kota Salatiga,”kata Henri.

Iptu Henri menjelaskan, kejadian bermula pada saat sepeda motor melaju searah dengan truk kontainer yang dikemudikan Mochamad Subkhan (44)

“Sepeda motor melaju di belakang truk kontainer. Diduga kurang menjaga jarak aman sehingga membentur/menabrak bodi truk bagian belakang,”jelasnya.

Usai kejadian kecelakaan ini langsung di tangani Sat Lantas Polres Salatiga.

Sementara itu seorang warga di tkp menyebutkan, kasus kecelakaan di samping SD Bener kerap terjadi, penyebab salah satunya adalah banyaknya truck parkir diwilayah Tugu Bener. “kalo pagi hari kawasan ini padat kendaraan, padahal sudah ada rambu dilarang berhenti yang dikeluarkan resmi dari Dishub kabupaten Semarang, tapi kadang sopir truck nekat parkir dikawasan ini” ujar warga Riyanti.


Suasana evakuasi motor yang menabrak kontainer bermuatan batok kelapa (Vidio Arief Rasika)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa
Satreskrim Polres Semarang mengembangkan penyelidikan dugaan pencurian dengan kekerasan di konter HP Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, setelah ditemukan sesosok mayat dan mobil milik korban di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, Jumat (7/8/2026). Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi, hasil olah tempat kejadian perkara, serta barang bukti untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan keterkaitan kedua
Polisi Selidiki Dugaan Curas Royal Phone Ambarawa hingga Telusuri Penemuan Mayat di Grobogan
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Sebuah counter handphone Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, diduga menjadi sasaran perampokan pada Kamis (6/8/2026). Sejumlah handphone dilaporkan hilang, tiga kamera CCTV ditemukan rusak, dan pemilik toko belum diketahui keberadaannya. Kapolsek Ambarawa, Ririh Widiastuti, menyatakan Satreskrim Polres Semarang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa tersebut.
Breaking News! Counter HP di Ambarawa Diduga Dirampok, Pemilik Belum Diketahui Keberadaannya
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo
Warga Resah! Pemkot Salatiga Larang Buang Sampah Organik ke TPA Ngronggo

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved