KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Sambangi Bengkel Modifikasi Motor, Kasatlantas Polres Semarang: Tak Ada Ruang bagi Knalpot Brong

Sambangi Bengkel Modifikasi Motor, Kasatlantas Polres Semarang: Tak Ada Ruang bagi Knalpot Brong

Sambangi Bengkel Modifikasi Motor, Kasatlantas Polres Semarang: Tak Ada Ruang bagi Knalpot Brong

Kasatlantas Polres Semarang AKP Arpan melakukan patroli dialogis ke berbagai bengkel modifikasi sepeda motor di Kabupaten Semarang pada Selasa (2/1/2024). Arpan menyampaikan imbauan kepada pemilik bengkel untuk menghentikan penjualan knalpot brong kepada konsumen, dengan menegaskan bahwa kendaraan berknalpot brong tidak akan diberi ruang di wilayah hukum Polres Semarang.
Foto: Humas Polres Semarang
Sejumlah bengkel modifikasi sepeda motor di Kabupaten Semarang masih menyediakan knalpot brong kepada konsumennya, Selasa (2/1/2024).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Knalpot tidak sesuai standar (brong) pada kendaraan bermotor diklaim bisa menjadi penyebab terjadinya kasus kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, kondisi psikis seorang pengendara akan menjadi lebih tertantang memacu kendarannya dengan kecepatan tinggi seiring suara bising yang keluar dari knalpot brong.

Hal itu disampaikan oleh Kasatlantas Polres Semarang AKP Arpan saat melaksanakan patroli dialogis ke berbagai bengkel modifikasi sepeda motor di Kabupaten Semarang, Selasa (2/1/2024).

Dalam kegiatan yang didampingi oleh para Kanit Lantas ini, ia memberikan imbauan kepada pemilik bengkel untuk tidak lagi melayani penjualan knalpot brong kepada konsumen.

“Tak ada lagi ruang bagi kendaraan berknalpot brong di wilayah hukum Polres Semarang,” tegas Arpan.

Patroli dialogis ini dilaksanakan dengan membagi 3 zona di Kabupaten Semarang, yaitu di Ungaran, Ambarawa, dan Tengaran serta wilayah di sekitarnya. Hasilnya masih didapati sejumlah bengkel modifikasi menyediakan perlengkapan sepeda motor yang tidak sesuai standar, misalnya knalpot brong dan ban berukuran kecil (ban cacing).

“Hal itu tentu sangat membahayakan jika digunakan. Apalagi saat kondisi arus lalu lintas ramai, bisa memicu fatalitas kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.

Arpan menambahkan, selain melakukan patroli dialogis Satlantas juga akan terus melakukan sosialisasi kepada bengkel sepeda motor, komunitas sepeda motor hingga kepada kalangan pelajar di lingkungan sekolah.

“Jalan raya bukan ajang untuk balap motor, kita saling menghormati hak antar pengguna jalan. Silakan salurkan hobi balapan motornya di sirkuit. Lebih bagus lagi apabila mengikuti kejuaraan atau event resmi sehingga bisa mencetak prestasi,” bebernya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]