KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

60 Personel Terlibat Aktif Dalam Operasi Zebra Candi 2024 Polres Salatiga

60 Personel Terlibat Aktif Dalam Operasi Zebra Candi 2024 Polres Salatiga

60 Personel Terlibat Aktif Dalam Operasi Zebra Candi 2024 Polres Salatiga

Kapolres Salatiga Aryuni Novitasari saat memberikan arahan terkait pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2024 Senin 14 Oktober 2024 Foto Arief Rasika

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Setidaknya 60 Personil Polres Salatiga akan terlibat dalam Operasi Zebra Candi 2024 selama dua pekan mulai Senin (14/10/2024) hingga Minggu (27/10/2024), Untuk mendukung kegiatan rutin tahunan tersebut Polres Salatiga melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi, di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Senin 14/10/2024.

Dalam amanatnya Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari menyatakan bahwa Operasi Zebra Candi 2024 bertujuan Untuk mewujudkan keamanan keselamatan ketertiban dalam berlalu lintas dengan melakukan upaya sosialisasi, edukasi , pendidikan kepada masyarakat, dan juga penertiban khususnya terhadap pelanggaran yang berpotensi terhadap munculnya laka lantas yang menyebabkan terjadinya fatalitas korban Meninggal Dunia

“Operaai Zebra Candi 2024 mengedepankan Giat Edukatif Dan Persuasif Serta Humanis Didukung Gakkum secara Elektronik Baik Statis Maupun Mobile Dan Teguran Simpatik dalam Rangka Meningkatkan Disiplin Masyarakat dalam Berlalu Lintas,” ucap Aryuni.

Adapun sasaran utama penindakan pelanggaran lalu lintas dalam Operasi Zebra Candi 2024, meliputi berkendara dibawah umur, menggunakan ponsel saat berkendara, melawan arus, melampaui batas kecepatan, berkendara dibawah pengaruh alkohol, ranmor over loading dan over dimension (ODOL),

Dalam operasi itu akan lebih mengutamakan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi langkah pencegahan pelanggaran peraturan lalu lintas juga akan digencarkan, tujuannya untuk menekan angka pelanggaran, sehingga bisa menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas.

Kapolres berharap dengan operasi ini masyarakat semakin sadar dan disiplin menerapkan peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

“Wujudkan tertib berlalulintas dari diri kita sendiri guna keamanan kenyamanan seluruh pengguna transportasi jalan raya dalam rangka mewujudkan Kota Salatiga yang tertib berlalulintas,” tutup AKBP Aryuni Novitasari.

Dihadapan awak media selesai kegiatan Apel Kapolres Salatiga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak dan awak media yang berperan mensosialisasikan pelaksanaan Operasi Zebra Candi 2024, kita berharap bisa menurunkan jumlah pelanggaran maupun fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas, syukur bisa zero laka lantas di Kota Salatiga.

Aryuni Novitasari saat diwawancarai Media

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]