URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Operasi Zebra Candi 2025 resmi digelar Polres Salatiga pada Senin (17/11/2025) di Lapangan Bhayangkara untuk meningkatkan kepatuhan berlalu lintas. Dipimpin Kapolres Veronika, operasi melibatkan Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja hingga ojek online, dengan pendekatan humanis melalui edukasi dan sosialisasi kepada pengendara.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Operasi Zebra Candi 2025 Polres Salatiga Awasi Ketat Jalur Penyelamat

Operasi Zebra Candi 2025 Polres Salatiga Awasi Ketat Jalur Penyelamat

Operasi Zebra Candi 2025 Polres Salatiga Awasi Ketat Jalur Penyelamat

foto Arief Rasika
Kapolres Salatiga saat bagikan bunga kepada pengendara yang melintas didepan Mapolres
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada yang beda saat apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2025 di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Senin (17/11/2025).

Seluruh personel dalam melaksanakan operasi kepolisian di bidang lalu lintas dengan tujuan meningkatkan kepatuhan dan keselamatan masyarakat di jalan raya. mulai digelar sampai dengan 2 pekan kedepan.

pantauan rasikafm.com kegiatan diikuti oleh personel Polri, TNI, Dishub, Satpol PP, Jasa Raharja, dan unsur terkait lainnya serta Ojek Online.

Kapolres Salatiga menegaskan pentingnya pelaksanaan Operasi Zebra secara humanis, profesional, dan mengutamakan edukasi, namun tetap tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Usai apel, Kapolres Salatiga bersama instansi terkait lainnya dan personel Satlantas langsung menggelar sosialisasi Operasi Zebra Candi 2025 kepada masyarakat. Yang menarik, sosialisasi kali ini dibalut pendekatan simpatik dengan membagikan bunga mawar dan cokelat kepada para pengendara yang tertib dan melengkapi syarat berkendara.

Kapolres Salatiga menyampaikan bahwa Operasi Zebra Candi 2025 dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 17 sampai 30 November 2025. “Kami mengimbau masyarakat untuk lebih tertib berlalu lintas,” ujar Kapolres Veronika.

Ditambahkan Kapolres terdapat sejumlah sasaran prioritas dalam operasi tersebut, di antaranya, Kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis, Pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas Dan Penggunaan knalpot tidak sesuai aturan

Kapolres juga menyinggung meningkatnya perhatian publik terhadap insiden kecelakaan di Jalur Lingkar Selatan (JLS) Salatiga. Ia menegaskan bahwa Polres Salatiga bersama instansi terkait terus melakukan evaluasi dan langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir kejadian serupa.

“Terkait kecelakaan di JLS, Polres Salatiga bersama instansi terkait terus berupaya mengambil langkah-langkah untuk meminimalisir terjadinya laka lantas. Termasuk sosialisasi larangan berhenti dijalur penyelamat. kami imbau para pengguna jalan agar selalu memperhatikan kelaikan kendaraan,” tegasnya.

Veronika berikan keterangan media

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara