URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 56 atlet kategori beginner putra dan putri dari sejumlah kota di Indonesia mengikuti Kapolres Salatiga Padel Cup 2026 di Padel Beans, Salatiga, Sabtu-Minggu (27–28/6). Kejuaraan yang digelar Polres Salatiga bersama Pengurus Besar Padel Indonesia Kota Salatiga ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara sekaligus upaya memperkenalkan olahraga padel serta mendorong pembinaan atlet muda.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jelang HUT Bhayangkara, PBPI Salatiga gelar Kapolres Cup 2026

Jelang HUT Bhayangkara, PBPI Salatiga gelar Kapolres Cup 2026

Jelang HUT Bhayangkara, PBPI Salatiga gelar Kapolres Cup 2026

Kapolres Salatiga, Ade Papa Rihi berfoto bersama saat pembukaan Kapolres Salatiga Padel Cup 2026 Foto dok IST
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sedikitnya 56 peserta Kapolres Salatiga Padel Cup 2026 ikuti kejuaraan di venue Padel Beans Jl Lingkar Salatiga, Sabtu-Minggu (28/6/2026).

Event yang digelar Polres Salatiga dan Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Salatiga tersebut dikhususkan bagi beginner women dan men.

Peserta telah memperebutkan posisi babak quarter final men dan semifinal women.

Sementara itu pada hari Minggu (28.6.2026) siang peserta dari berbagai kota di Indonesia itu akan memperebutkan juara I-III di Padel Beans.

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi mengatakan, kejuaraan tersebut dalam rangka menyonsong Hari Bhayangkara 1 Juli.

”Terima kasih kepada PBPI Kota Salatiga dan manajemen Padel Benas yang telah mewujudkan event ini. Selamat bertanding dan junjung semangat sportivitas untuk semua peserta,” kata Kapolres saat membuka kejuaraan tersebut.

Ketua Umum PBPI Salatiga, Dyah Ayu Phitaloka menyambut baik kerja sama Polres Salatiga dengan PBPI.

”Kejuaraan padel beginner di Padel Beans ini mendapat animo yang tinggi dari berbagai perkumpulan padel di Jateng dan kota lain di Indonesia. Semoga PBPI bisa lebih mengenalkan olahraga padel ke masyarakat luas. Mohon maaf jika masih ada kekurangan dalam pelaksanaan kejuaraan kali ini,” kata Ayu.

Dijelaskan, para peserta berasal dari Kota Semarang. Jogja, Solo, Magelang, Jakarta, Surabaya, dan Salatiga.

”Ada 32 peserta beginner men dan 24 beginner women.” tambahnya.

Dyah Ayu yang merupakan Ketua Umum PBPI Salatiga menambahkan, pihaknya menyiapkan atlet-atlet muda padel dengan pembinaan yang terukur.

Dewan Penaasihat PBPI Salatiga, Muhammad Yasin Dahlan mengapresiasi Kapolres Salatiga Padel Beans.

Dia menegaskan, PBPI menggandeng TNI, Polri, Kepala Daerah, institusi pendidikan, pesantren, dan pihak lain untuk kampanye hidup sehat dengan oahraga padel.

Owner Padel Beans Salatiga itu mengatakan, akhir-akhir ini semakin banyak penggemar padel.

”Hampir tiap hari tiga venue Padel Beans dipenuhi para atlet pemula yang ingin berlatih padel. Banyak juga masyarakat yang ke sini karena ingin berolahraga padel,” tutur Muhamamd Yasin.

Menurutnya, dengan banyaknya peserta dari luar daerah meningkatkan kunjungan wisata di Kota Salatiga dan sekitarnya.

Salah satu peserta Kapolres Salatiga Padel Cup, Divani mengaku senang bisa bermain di Padel Beans.

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon