URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemadaman listrik bergilir pada Rabu (24/6/2026) menyebabkan traffic light di Perempatan Jetis, Kota Salatiga, tidak berfungsi dan berpotensi memicu kemacetan serta kecelakaan lalu lintas. Menanggapi kondisi tersebut, Satlantas Polres Salatiga menerjunkan lima personel untuk melakukan pengaturan arus kendaraan secara manual, membantu penyeberang jalan, serta memberikan imbauan keselamatan hingga pasokan listrik kembali normal dan lampu lalu lintas beroperasi kembali.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Listrik Padam, Arus Lalin Terdampak, Anggota Satlantas Salatiga Amankan Jalanan dari Kemacetan

Listrik Padam, Arus Lalin Terdampak, Anggota Satlantas Salatiga Amankan Jalanan dari Kemacetan

Listrik Padam, Arus Lalin Terdampak, Anggota Satlantas Salatiga Amankan Jalanan dari Kemacetan

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dampak dari pemadaman listrik bergilir yang terjadi pada Rabu (24/6/2026) menyebabkan fasilitas Traffic Light (TL) di Perempatan Jetis, Kota Salatiga, tidak berfungsi. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan arus lalu lintas serta meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas mengingat Perempatan Jetis merupakan salah satu simpul jalan dengan volume kendaraan yang cukup tinggi, terutama pada jam-jam sibuk.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Satuan Lalu Lintas Polres Salatiga bergerak cepat dengan menerjunkan personel ke lokasi untuk melaksanakan pengaturan lalu lintas guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Sebanyak 5 personel Satlantas Polres Salatiga di bawah kendali Kanit Kamsel IPDA Sumarno, diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus kendaraan dari seluruh penjuru simpang. Selain melaksanakan pengaturan lalu lintas, petugas juga membantu penyeberang jalan serta memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar tetap berhati-hati dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Hendry Sulistyanta menyampaikan jika kehadiran personel di lapangan merupakan bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di tengah kondisi yang tidak terduga.

“Pemadaman listrik yang mengakibatkan traffic light tidak berfungsi tentu membutuhkan kehadiran petugas di lapangan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas. Oleh karena itu, kami langsung menerjunkan personel untuk melaksanakan pengaturan secara manual sehingga aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar AKP Hendry Sulistyanta melalui siaran persnya.

Kasat Lantas mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi persimpangan yang lampu pengatur lalu lintasnya tidak berfungsi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mengurangi kecepatan saat mendekati persimpangan, memberikan prioritas sesuai aturan lalu lintas, serta mematuhi arahan petugas yang sedang melaksanakan pengaturan.

Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Kegiatan pengaturan akan terus dilaksanakan hingga pasokan listrik kembali normal dan traffic light dapat beroperasi sebagaimana mestinya.

Dengan kehadiran personel Satlantas di lapangan, diharapkan masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan aman dan nyaman meskipun terjadi gangguan fasilitas lalu lintas akibat pemadaman listrik bergilir. Polres Salatiga melalui Satlantas akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat guna mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Salatiga.

BACA JUGA :

Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga
Sebanyak 56 atlet kategori beginner putra dan putri dari sejumlah kota di Indonesia mengikuti Kapolres Salatiga Padel Cup 2026 di Padel Beans, Salatiga, Sabtu-Minggu (27–28/6). Kejuaraan yang digelar Polres Salatiga bersama Pengurus Besar Padel Indonesia Kota Salatiga ini menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara sekaligus upaya memperkenalkan olahraga padel serta mendorong pembinaan atlet muda.
Jelang HUT Bhayangkara, PBPI Salatiga gelar Kapolres Cup 2026
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved