URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Inisiatif DPRD Kabupaten Semarang untuk memperkenalkan kuliner khas Gecok Tlogo pada menu makan siang kegiatan resmi di lingkungan gedung wakil rakyat. Diharapkan, langkah ini akan membantu para pelaku UKM Gecok Tlogo agar dagangannya semakin laku dan popular serta memperkenalkan kekayaan kuliner khas Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Angkat Kuliner Lokal, DPRD Kabupaten Semarang Sajikan Menu Gecok Saat Kegiatan Resmi

Angkat Kuliner Lokal, DPRD Kabupaten Semarang Sajikan Menu Gecok Saat Kegiatan Resmi

Angkat Kuliner Lokal, DPRD Kabupaten Semarang Sajikan Menu Gecok Saat Kegiatan Resmi

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - DPRD Kabupaten Semarang telah menginisiasi menu makan siang pada kegiatan resmi di lingkungan gedung wakil rakyat dengan menyediakan kuliner khas Gecok Tlogo, melalui UMKM Center Kabupaten Semarang.

Menurut penuturan Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening, selain untuk lebih memperkenalkan Gecok Tlogo, ini juga menjadi langkah konkrit untuk membantu para pelaku UKM Gecok Tlogo agar ‘dagangannya’ laku dan semakin popular.

“Ini juga menjadi bentuk sosialisasi wakil rakyat yang secara konkrit turut mempopulerkan dan mengangkat nama kuliner khas Gecok Tlogo,” ujarnya di Ungaran, Kamis (2/3/2023).

Dikatakan Bondan, Kabupaten Semarang ternyata memiliki keragaman dan kekayaan kuliner khas yang potensial untuk diperkenalkan sebagai kuliner daerah. Untuk itu, ia berharap, segenap lapisan masyarakat Kabupaten Semarang untuk mempopulerkan masakah (kuliner) khas, misalnya seperti Gecok Tlogo, yang khas Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang.

“Tidak hanya harus dilestarikan tetapi juga harus diperkenalkan secara luas kepada masyarakat, bahwa Kabupaten Semarang memiliki ragam kuliner yang cita rasanya khas dan lezat,” terangnya.

Bondan juga mendorong agar tidak hanya Gecok Tlogo saja yang diperkenalkan, namun juga sekitar 30-an jenis kuliner khas lainnya, sebagai salah satu kiat untuk membangkitkan UMKM kuliner di Kabupaten Semarang. Hanya saja, karena kegiatan di lingkungan DPRD juga menggunakan anggaran APBD, maka harus mengikuti ketentuan-ketentuan yang ada.

“Prinsipnya kami mendukung jika penyajian konsumsi kegiatan oleh Sekretariat DPRD mengutamakan kuliner khas Kabupaten Semarang, daripada menu-menu yang lain. Sebab, kakayaan dan kekhasan kuliner di Kabupaten Semarang perlu dipertahankan,” tandasnya. (win)

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved