URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Antisipasi Melonjaknya Covid-19, Kapolres Salatiga Bubarkan Kerumunan Massa

Antisipasi Melonjaknya Covid-19, Kapolres Salatiga Bubarkan Kerumunan Massa

Antisipasi Melonjaknya Covid-19, Kapolres Salatiga Bubarkan Kerumunan Massa

featured-img
Kapolres Salatiga Rahmad Hidayat saat membubarkan pengunjung sebuah warung makan

Salatiga – RASIKA FM – Dalam rangka mengantisipasi melonjaknya kasus covid19 serta mencegah penyebaran virus , Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat terjun langsung menggelar patroli membubarkan kerumunan masyarakat yang tidak mematuhi prokes, Sabtu malam tanggal 12 Juni 2021.

Sejumlah lokasi di Kota Salatiga yang ada potensi terjadinya kerumunan disisir dan setiap ada kerumunan dihimbau untuk segera membubarkan diri, “saat ini kasus covid19 di beberapa Wilayah Jawa Tengah terjadi lonjakan yang sangat signifikan, banyak zona merah penyebaran covid19, polisi berharap Kota Salatiga tidak terjadi lonjakan kasus covid, untuk itu mohon kepedulian dan kerjasama seluruh masyarakat untuk disiplin mematuhi prokes” ucap Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat SS.

Sementara itu pantauan rasikafm.com sasaran patroli adalah sejumlah warung makan yang ada di Kota Salatiga, para pembeli dihimbau untuk tidak berkerumun dan diharapkan tidak makan ditempat dengan cara dibungkus dan dimakan dirumah , silahkan dibungkus.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=ArhGXfMwzsg[/embedyt]
(Kapolres saat memberikan steatment kepada media)

Kapolres Salatiga menjelaskan kegiatan ini dilakukan sebagai wujud implementasi kebijakan pemerintah sebagai upaya mengantisipasi penyebaran virus covid19 di Kota Salatiga.

Patroli menyasar lokasi yang sering digunakan masyarakat untuk berkumpul dan lokasi yang sering digunakan nongkrong, seperti Jalan Jendral Sudirman, Jalan Diponegoro, Jalan Kartini dan Jalur Utama lainnya yang ada di Kota Salatiga, termasuk lokas-lokasi lainnya yang ada potensi melanggar prokes, untuk mencegah adanya kerumunan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat memahami kondisi saat ini bahwa penyebaran covid19 mengalami lonjakan yang cukup signifikan, mari bersama kita tumbuhkan kesadaran kita untuk menjaga dan mencegah penyebaran virus covid,” jelas Rahmad Hidayat

Kapolres menambahkan bahwa kegiatan patroli pembubaran kerumunan seperti ini akan secara rutin dan terus ditingkatkan pelaksanaannya untuk memastikan masyarakat disiplin prokes sehingga diharapkan mampu mencegah penyebaran virus Covid19 khususya di Kota Salatiga, pungkas AKBP Rahmad Hidayat SS. ( rief )

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara