Pulang Dari Wadas, Ganjar Dapat Oleh-Oleh Hasil Bumi
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendapat banyak oleh-oleh dari warga Wadas. Sejumlah hasil bumi Desa Wadas diberikan warga pada Ganjar saat kunjungannya ke desa itu, Minggu (13/2).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendapat banyak oleh-oleh dari warga Wadas. Sejumlah hasil bumi Desa Wadas diberikan warga pada Ganjar saat kunjungannya ke desa itu, Minggu (13/2).
Warga Wadas Purworejo mengeluh soal sinyal yang hilang di desa itu pada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Keluhan itu mereka sampaikan secara langsung saat Ganjar datang ke Wadas, Minggu (13/2).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo kembali mendatangi Desa Wadas, Purworejo, Minggu (23/2). Beda dengan kedatangan sebelumnya yang dikawal aparat kepolisian, kali ini Ganjar datang sendirian.
Penguni Kos memergoki dua pria yang sedang mencuri harta miliknya di dalam kamar sekira pukul 09.40 WIB. Awalnya, kedua maling tersebut mengaku kedatangannya itu untuk mencari kos-kosan.
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyiapkan tiga agenda bersama Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dalam rangka penyelesaian masalah di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo.
Seorang bocah laki-laki berusia 15 tahun ditemukan meninggal dunia di Sungai Banjir Kanal Barat Jalan Bendungan RT 5 RW 5, Kelurahan Barusari, Kecamatan Semarang Selatan pada Jumat (11/2/2022)
Polda Jawa Tengah membantah adanya isu tentang warga Wadas, Kabupaten Purworejo yang dipaksa aparat untuk menandatangani persetujuan tambang,
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menggelar rapat koordinasi penanganan pedagang kobran kebakaran relokasi pasar Johar MAJT di Balaikota Semarang, Kamis (10/2). Dalam kesempatan tersebut, perwakilan koordinator pertokoan Pasar Johar relokasi MAJT, Simon, menegaskan jika ada 393 pedagang yang menjadi korban kebakaran, yang kemudian dirinya meminta adanya perhatian khusus dari Wali Kota Seamrang yang akrab disapa Hendi tersebut.
Ratusan orang dari masyarakat hingga mahasiswa menggelar aksi Kamisan di depan Polda Jawa Tengah pada Kamis (10/2/2022) sore. Mereka yang melakukan unjuk rasa menuntut beberapa permasalahan Wadas untuk segera diselesaikan.
“Terhadap kawan-kawan yang belum setuju, yang kemarin ada isu soal quarry, potensi lingkungan yang akan rusak, kondisi geologis yang ada di sana, saya kira itu butuh ruang untuk menjelaskan sehingga para ahli akan bisa diberikan ruang dan waktu untuk bisa menjelaskan kepada mereka,” jelas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo