[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Diskon PKB 5 Persen Dinilai Responsif, DPRD Kabupaten Semarang Desak Skema Bagi Hasil Ditinjau Ulang

Anggota DPRD Kabupaten Semarang The Hok Hiong menilai diskon PKB 5 persen dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai respons ekonomi, namun meminta kajian ulang bagi hasil pajak. Pernyataan disampaikan di Kabupaten Semarang pada 2026. Ia menyoroti persepsi kenaikan beban pajak dan mendorong perubahan regulasi agar porsi kabupaten/kota lebih adil.

Anggota DPRD Kabupaten Semarang The Hok Hiong menilai diskon PKB 5 persen dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai respons ekonomi, namun meminta kajian ulang bagi hasil pajak. Pernyataan disampaikan di Kabupaten Semarang pada 2026. Ia menyoroti persepsi kenaikan beban pajak dan mendorong perubahan regulasi agar porsi kabupaten/kota lebih adil.

Komisi X DPR RI Soroti Nasib Guru, Data BPS hingga RUU Sisdiknas Saat Kunker di Kabupaten Semarang

Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja membahas persoalan guru, RUU Sisdiknas, dan validitas data. Rombongan dipimpin Maria Yohana Esti Wijayanti dan diterima Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Kantor Bupati Semarang, Senin (23/2/2026). Kunjungan ini menyoroti ketidakpastian status guru dan akurasi data bantuan sosial. DPR mendorong sinkronisasi data dan pembahasan dalam RUU Sisdiknas.

Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja membahas persoalan guru, RUU Sisdiknas, dan validitas data. Rombongan dipimpin Maria Yohana Esti Wijayanti dan diterima Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Kantor Bupati Semarang, Senin (23/2/2026). Kunjungan ini menyoroti ketidakpastian status guru dan akurasi data bantuan sosial. DPR mendorong sinkronisasi data dan pembahasan dalam RUU Sisdiknas.

Jembatan Penghubung Dua Desa di Sumowono Ambrol Dini Hari, 800 Jiwa Terdampak

Jembatan penghubung Desa Pledokan–Desa Duren ambrol akibat hujan deras dan arus sungai yang mengikis pondasi. Peristiwa dijelaskan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan. Kejadian berlangsung di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Minggu (23/2/2026) pukul 02.30 WIB. Sekitar 800 jiwa terdampak karena akses utama terputus. Petugas membangun jembatan darurat untuk roda dua sambil menunggu penanganan permanen.

Polres Semarang Tindak Tegas Pembuat dan Pengedar Petasan, Dua Orang Ditangkap

Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy menegaskan penindakan tegas terhadap pembuat dan pengedar petasan guna mencegah ledakan dan korban jiwa. Pernyataan disampaikan bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Kantor Bupati Semarang, Ungaran, Senin (23/2/2025). Langkah ini menyusul kasus ledakan di daerah lain. Polisi menggelar operasi, mengungkap dua kasus, dan membuka layanan aduan 110.

Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy menegaskan penindakan tegas terhadap pembuat dan pengedar petasan guna mencegah ledakan dan korban jiwa. Pernyataan disampaikan bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Kantor Bupati Semarang, Ungaran, Senin (23/2/2025). Langkah ini menyusul kasus ledakan di daerah lain. Polisi menggelar operasi, mengungkap dua kasus, dan membuka layanan aduan 110.

Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar Selama Ramadan, Polres Semarang: Kami Tidak Tidur!

Polres Semarang menegaskan komitmen menjaga kamtibmas selama Ramadan dari potensi perang sarung, tawuran, balap liar, dan kriminalitas. Penegasan disampaikan Kasat Reskrim AKP Bodia Teja Lelana di Ungaran, Kamis (19/2/2026). Langkah ini diambil karena meningkatnya aktivitas remaja dan kekhawatiran warga. Pengamanan dilakukan melalui patroli intensif dan Operasi Pekat 17 Februari–5 Maret 2026 dengan 17 penindakan.

Opsen PKB Dikeluhkan Warga, Samsat Ungaran Pastikan Tarif Jateng Masih Lebih Rendah

Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi di Kabupaten Semarang, khususnya UPPD Samsat Ungaran, Kamis (19/2/2026). Warga mengira ada kenaikan tarif, padahal diskon 2025 berakhir. Samsat menjelaskan tarif tetap 1,05 persen sesuai aturan dan mengimbau masyarakat tetap taat pajak.

Penerapan opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dikeluhkan warga karena dinilai membebani jelang Lebaran. Keluhan disampaikan Setiyono dan dijawab Kepala UPPD Samsat Ungaran, Dwi Aseanto. Peristiwa terjadi di Kabupaten Semarang, khususnya UPPD Samsat Ungaran, Kamis (19/2/2026). Warga mengira ada kenaikan tarif, padahal diskon 2025 berakhir. Samsat menjelaskan tarif tetap 1,05 persen sesuai aturan dan mengimbau masyarakat tetap taat pajak.