URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon di Jalan Ungaran–Mranggen depan Pinusia Park, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (18/2/2026). BPBD Kabupaten Semarang bersama PLN, kepolisian, dan Perhutani menangani kejadian untuk mengamankan jaringan listrik dan membersihkan jalan demi mencegah risiko lanjutan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang di Depan Pinusia Park Robohkan Tiga Tiang Listrik

Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang di Depan Pinusia Park Robohkan Tiga Tiang Listrik

Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang di Depan Pinusia Park Robohkan Tiga Tiang Listrik

Tiang listrik di depan obyek wisata Pinusia Park, Kalirejo, Ungaran Timur ambruk usai diterjang hujan dan angin kencang, Rabu (18/2/2026). Foto: dok. warga/IST
Tiang listrik di depan obyek wisata Pinusia Park, Kalirejo, Ungaran Timur ambruk usai diterjang hujan dan angin kencang, Rabu (18/2/2026). Foto: dok. warga/IST
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang di Jalan Ungaran–Mranggen, tepatnya di depan kawasan wisata Pinusia Park, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Alexander Gunawan, menjelaskan bahwa angin kencang terjadi secara tiba-tiba meski dalam durasi singkat. Kondisi cuaca ekstrem tersebut membuat satu pohon besar di tepi jalan tak mampu bertahan dan akhirnya tumbang.

“Sekitar pukul 12.00 WIB angin bertiup sangat kencang disertai hujan deras, walaupun tidak berlangsung lama. Akibatnya satu pohon di depan Pinusia Park tumbang,” jelasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, pohon yang tumbang sempat menimpa kabel listrik hingga menyebabkan tiga tiang listrik roboh.

Tim BPBD Kabupaten Semarang segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan dan berkoordinasi dengan PLN. Aliran listrik di sekitar lokasi langsung dipadamkan demi keamanan selama proses evakuasi dan perbaikan jaringan.

“Kami langsung berkoordinasi dengan PLN. Listrik sudah dipadamkan, dan bagian pohon yang menutup badan jalan sudah kami bersihkan. Selanjutnya PLN menangani perbaikan jaringan listrik,” ungkapnya.

Selain itu, BPBD juga berkoordinasi dengan jajaran kepolisian serta Perhutani di lokasi kejadian. Mengingat kondisi angin yang masih berpotensi terjadi, disepakati langkah antisipasi berupa pemangkasan atau perapalan pohon-pohon yang dinilai rawan tumbang dan membahayakan pengguna jalan.

“Harapan kami dapat meminimalkan risiko kejadian serupa, terutama di jalur yang padat aktivitas masyarakat,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Kecelakaan lalu lintas melibatkan Honda Vario H-5153-CI dan Kawasaki Ninja AD-6999-HM di Simpang Tiga Tegalrejo, Kelurahan Tegalrejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Minggu (9/8/2026) pagi. Pengendara Vario, P (60), warga Getasan, Kabupaten Semarang, mengalami cedera kepala setelah bertabrakan saat berbelok dan kemudian meninggal dunia setelah mendapat perawatan, sedangkan pengendara Kawasaki Ninja tidak mengalami luka serius.
Dua Motor Adu Banteng Minggu Pagi. Pengendara Honda Vario Wassalam
Puluhan warga mendatangi lingkungan rumah salah satu terduga pelaku kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Candra Waskito, di Green Ambarawa Residence, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jumat (7/8/2026) malam. Polisi memastikan situasi tetap terkendali setelah warga dan pengendara sempat memadati sekitar lokasi hingga pukul 21.00 WIB, sementara pengamanan diperketat dan kondisi kembali normal sekitar pukul 01.15 WIB.
Massa Datangi Perumahan Terduga Pelaku Perampokan Bos Royal Phone, Polisi: Situasi Terkendali

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved