URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polres Semarang menegaskan komitmen menjaga kamtibmas selama Ramadan dari potensi perang sarung, tawuran, balap liar, dan kriminalitas. Penegasan disampaikan Kasat Reskrim AKP Bodia Teja Lelana di Ungaran, Kamis (19/2/2026). Langkah ini diambil karena meningkatnya aktivitas remaja dan kekhawatiran warga. Pengamanan dilakukan melalui patroli intensif dan Operasi Pekat 17 Februari–5 Maret 2026 dengan 17 penindakan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar Selama Ramadan, Polres Semarang: Kami Tidak Tidur!

Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar Selama Ramadan, Polres Semarang: Kami Tidak Tidur!

Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar Selama Ramadan, Polres Semarang: Kami Tidak Tidur!

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana. Foto: Humas Polres Semarang
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana. Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Menghadapi bulan suci Ramadan, Polres Semarang menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Jajaran kepolisian memastikan tidak akan lengah terhadap potensi gangguan seperti perang sarung, tawuran, balap liar hingga tindak kriminal lainnya.

Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana menyampaikan, pihaknya memahami adanya kekhawatiran masyarakat saat memasuki Ramadan, terutama meningkatnya aktivitas remaja pada malam hingga dini hari yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.

“Memang ada kekhawatiran dari masyarakat saat musim libur dan Ramadan, seperti trek-trekan, tawuran berkedok perang sarung namun menggunakan senjata tajam atau benda tumpul lainnya,” ujarnya di Ungaran, Kamis (19/2/2026).

Ia menegaskan, atas arahan Kapolres Semarang, seluruh jajaran telah diinstruksikan untuk meningkatkan patroli rutin. Pengamanan dilakukan mulai dari satuan berseragam hingga level terbawah, yakni Bhabinkamtibmas di masing-masing wilayah.

“Seluruh personel ditekankan untuk aktif jemput bola memantau situasi di tengah masyarakat selama Ramadan. Mengingat banyaknya waktu luang dan hari libur, kami diminta lebih intensif menyentuh dan berinteraksi langsung dengan warga,” katanya.

Selain patroli preventif, saat ini Polres Semarang juga tengah menggelar Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) yang dimulai sejak 17 Februari hingga 5 Maret 2026. Operasi tersebut menyasar berbagai bentuk kejahatan seperti premanisme, kepemilikan senjata tajam, kejahatan konvensional, prostitusi, narkoba, hingga judi konvensional dan judi online.

“Operasi Pekat ini kami laksanakan dengan empat satgas yang bergerak setiap hari, baik patroli maupun penindakan,” jelasnya.

Hingga saat ini, tercatat sudah 17 kali penindakan dilakukan, meliputi kasus pungutan liar, judi online, judi konvensional, serta berbagai bentuk kekerasan yang masuk dalam target operasi. Ia menegaskan, kepolisian tidak akan memberi ruang bagi pihak-pihak yang mencoba mengganggu ketenteraman masyarakat selama Ramadan.

“Kami menghimbau masyarakat, termasuk para pelajar, bahwa Polres Semarang tidak tidur. Kami akan selalu memburu siapapun yang berupaya merusak, mengganggu, atau mengancam ketentraman dan ketertiban masyarakat,” tegasnya. (win)

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan