KAWAN PEMANDU JALAN

Genjot Ketahanan Pangan, Pemkab Semarang Lakukan Modernisasi Pertanian

Pemerintah Kabupaten Semarang, melalui berbagai inovasi dan dukungan teknologi, berupaya mendongkrak ketahanan pangan dengan memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) mulai dari pengolahan lahan hingga panen. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menjelaskan bahwa bantuan ini meliputi traktor roda dua, pupuk organik, bibit unggul, dan modernisasi irigasi, bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian.

Pemerintah Kabupaten Semarang, melalui berbagai inovasi dan dukungan teknologi, berupaya mendongkrak ketahanan pangan dengan memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) mulai dari pengolahan lahan hingga panen. Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, menjelaskan bahwa bantuan ini meliputi traktor roda dua, pupuk organik, bibit unggul, dan modernisasi irigasi, bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian.

Menepi Sambil Menikmati Suasana Pedesaan di Penjawi Mudal

Di Dusun Pateran, Desa Plumbon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terdapat Penjawi Mudal, sebuah tempat yang menawarkan ketenangan dan kedamaian dengan nuansa pedesaan yang kental dan keindahan alam yang memukau. Gunawan Herdiwanto, pemilik Penjawi Mudal, mengungkapkan bahwa sekitar tahun 2012 ia membeli sebidang sawah yang tidak produktif dan menemukan mata air yang kemudian diubah menjadi kolam.

Di Dusun Pateran, Desa Plumbon, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, terdapat Penjawi Mudal, sebuah tempat yang menawarkan ketenangan dan kedamaian dengan nuansa pedesaan yang kental dan keindahan alam yang memukau. Gunawan Herdiwanto, pemilik Penjawi Mudal, mengungkapkan bahwa sekitar tahun 2012 ia membeli sebidang sawah yang tidak produktif dan menemukan mata air yang kemudian diubah menjadi kolam.

Pemindahan Pusat Pemerintahan Kabupaten Semarang Butuh Minimal 40 Hektare Lahan

Lokasi pemerintahan Kabupaten Semarang di Ungaran dinilai kurang strategis karena masyarakat di daerah selatan seperti Kecamatan Tengaran, Pabelan, Suruh, Kaliwungu, dan Jambu kesulitan mengaksesnya. Oleh karena itu, Pemkab Semarang berencana memindahkan pusat pemerintahan ke wilayah Bawen atau Tuntang, yang menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Lokasi pemerintahan Kabupaten Semarang di Ungaran dinilai kurang strategis karena masyarakat di daerah selatan seperti Kecamatan Tengaran, Pabelan, Suruh, Kaliwungu, dan Jambu kesulitan mengaksesnya. Oleh karena itu, Pemkab Semarang berencana memindahkan pusat pemerintahan ke wilayah Bawen atau Tuntang, yang menjadi salah satu prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Pantarlih Lakukan Coklit, Bupati Semarang Terdaftar di TPS Ini

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang telah melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) data keluarga Bupati Semarang Ngesti Nugraha di kediamannya pada Rabu sore (26/6/2024), dengan empat anggota keluarga terdaftar sebagai pemilih di TPS 003, Dusun Gedad, Desa Wates, Getasan, untuk Pilgub, Wagub Jateng, Pilbup, dan Wabup Semarang 2024. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, menekankan pentingnya tahapan coklit sebagai dasar validasi dan pemutakhiran daftar pemilih pada Pilkada 2024, yang berlangsung dari 24 Juni hingga 24 Juli 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang telah melaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) data keluarga Bupati Semarang Ngesti Nugraha di kediamannya pada Rabu sore (26/6/2024), dengan empat anggota keluarga terdaftar sebagai pemilih di TPS 003, Dusun Gedad, Desa Wates, Getasan, untuk Pilgub, Wagub Jateng, Pilbup, dan Wabup Semarang 2024. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, menekankan pentingnya tahapan coklit sebagai dasar validasi dan pemutakhiran daftar pemilih pada Pilkada 2024, yang berlangsung dari 24 Juni hingga 24 Juli 2024.

130 Peserta Sekolah Lansia Pancasila Bandungan Diwisuda

Pada Selasa (25/6/2024), sebanyak 130 warga lanjut usia (lansia) peserta Sekolah Lansia Pancasila Desa Kenteng, Bandungan, menjalani prosesi wisuda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang. Prosesi wisuda ini ditandai dengan pemindahan kuncir toga oleh Deputi Bidang Kesejahteraan Keluarga dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI, Nopian Andusti, yang menjelaskan bahwa sekolah lansia bertujuan menjadikan lansia sejahtera, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat (SMART).

Pada Selasa (25/6/2024), sebanyak 130 warga lanjut usia (lansia) peserta Sekolah Lansia Pancasila Desa Kenteng, Bandungan, menjalani prosesi wisuda di Pendapa Rumah Dinas Bupati Semarang. Prosesi wisuda ini ditandai dengan pemindahan kuncir toga oleh Deputi Bidang Kesejahteraan Keluarga dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN RI, Nopian Andusti, yang menjelaskan bahwa sekolah lansia bertujuan menjadikan lansia sejahtera, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat (SMART).

Coklit Pantarlih Pilkada Kabupaten Semarang 2024, Jumlah Pemilih Berpotensi Bertambah

Sebanyak 3.107 petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dilantik oleh KPU Kabupaten Semarang dan mulai bekerja pada 24 Juni hingga 24 Juli 2024 untuk mencocokkan dan meneliti data pemilih di 1.983 TPS yang tersebar di 235 desa dan kelurahan. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, menjelaskan bahwa para petugas pantarlih telah melakukan coklit ke berbagai tokoh masyarakat dan pejabat di tingkat desa/kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten untuk menyusun Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024.

Sebanyak 3.107 petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dilantik oleh KPU Kabupaten Semarang dan mulai bekerja pada 24 Juni hingga 24 Juli 2024 untuk mencocokkan dan meneliti data pemilih di 1.983 TPS yang tersebar di 235 desa dan kelurahan. Ketua KPU Kabupaten Semarang, Bambang Setyono, menjelaskan bahwa para petugas pantarlih telah melakukan coklit ke berbagai tokoh masyarakat dan pejabat di tingkat desa/kelurahan, kecamatan, hingga kabupaten untuk menyusun Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada 2024.

Program ‘Kamar Lindung’ Bakal Proteksi Kaum Pekerja Informal

Program Kabupaten Semarang Melindungi (Kamar Lindung) diharapkan mampu memberikan jaminan kesehatan kepada pekerja informal dengan dukungan BPJS Kesehatan dan Baznas Kabupaten Semarang. Hal ini disampaikan saat pelantikan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Semarang masa bakti 2023-2024 di aula Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, Banyubiru.

Program Kabupaten Semarang Melindungi (Kamar Lindung) diharapkan mampu memberikan jaminan kesehatan kepada pekerja informal dengan dukungan BPJS Kesehatan dan Baznas Kabupaten Semarang. Hal ini disampaikan saat pelantikan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Semarang masa bakti 2023-2024 di aula Pusdik Binmas Lemdiklat Polri, Banyubiru.

Satu Jemaah Haji Asal Ungaran Timur Meninggal di Makkah

Hartadi Prasetyo (52), seorang jemaah haji dari kloter 57 asal Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, meninggal dunia di Makkah pada Rabu, 12 Juni 2024, sebelum melaksanakan ibadah di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), akibat suspect pneumonia. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, Titik Halimah, menginformasikan bahwa almarhum sempat dirujuk ke KKHI dan RSAS Al Noor.

Hartadi Prasetyo (52), seorang jemaah haji dari kloter 57 asal Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, meninggal dunia di Makkah pada Rabu, 12 Juni 2024, sebelum melaksanakan ibadah di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina), akibat suspect pneumonia. Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Semarang, Titik Halimah, menginformasikan bahwa almarhum sempat dirujuk ke KKHI dan RSAS Al Noor.

Sambut Pilkada Kabupaten Semarang, 8 Partai Non Parlemen Bentuk Koalisi Baru

Delapan partai non parlemen di Kabupaten Semarang, yang tidak memperoleh kursi di DPRD pada Pileg 2024, membentuk koalisi bernama Kompaks, dengan tujuan menyamakan visi dan misi untuk pembangunan daerah. Inisiator Kompaks, Ketua Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Nurdin Makruf, menyatakan koalisi ini lahir dari diskusi antarpartai non parlemen untuk tetap membawa suara rakyat, meskipun tidak berhasil masuk parlemen.

Delapan partai non parlemen di Kabupaten Semarang, yang tidak memperoleh kursi di DPRD pada Pileg 2024, membentuk koalisi bernama Kompaks, dengan tujuan menyamakan visi dan misi untuk pembangunan daerah. Inisiator Kompaks, Ketua Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Nurdin Makruf, menyatakan koalisi ini lahir dari diskusi antarpartai non parlemen untuk tetap membawa suara rakyat, meskipun tidak berhasil masuk parlemen.