KAWAN PEMANDU JALAN

Bank Indonesia dan Pemerintah Perkuat Strategi Jaga Inflasi Pangan di Wilayah Jawa

Bank Indonesia bersama pemerintah pusat dan daerah menjaga inflasi wilayah Jawa tetap terkendali sepanjang 2026 melalui penguatan pasokan pangan dan stabilitas harga. Strategi dilakukan lewat pengendalian inflasi pangan, peningkatan produksi pertanian, perbaikan distribusi logistik, hingga penguatan ketahanan pangan berkelanjutan di berbagai daerah Pulau Jawa.

Bank Indonesia bersama pemerintah pusat dan daerah menjaga inflasi wilayah Jawa tetap terkendali sepanjang 2026 melalui penguatan pasokan pangan dan stabilitas harga. Strategi dilakukan lewat pengendalian inflasi pangan, peningkatan produksi pertanian, perbaikan distribusi logistik, hingga penguatan ketahanan pangan berkelanjutan di berbagai daerah Pulau Jawa.

CJIBF dan UMKM Grande 2026 Perkuat Investasi Hijau dan UMKM Go Global di Jawa Tengah

Perekonomian Jawa Tengah tumbuh 5,89 persen pada triwulan I 2026 didukung investasi dan penguatan UMKM. Dalam CJIBF dan UMKM Grande 2026 di Semarang, Bank Indonesia dan Pemprov Jateng mempromosikan 17 proyek investasi unggulan serta memperluas akses pasar global bagi pelaku UMKM melalui digitalisasi dan business matching internasional.

Perekonomian Jawa Tengah tumbuh 5,89 persen pada triwulan I 2026 didukung investasi dan penguatan UMKM. Dalam CJIBF dan UMKM Grande 2026 di Semarang, Bank Indonesia dan Pemprov Jateng mempromosikan 17 proyek investasi unggulan serta memperluas akses pasar global bagi pelaku UMKM melalui digitalisasi dan business matching internasional.

Jawa Tengah Siapkan 12 Kawasan Industri Baru, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat ekosistem investasi melalui pengembangan 12 kawasan industri baru yang diumumkan dalam CJIBF 2026 di Semarang, Senin (11/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, menarik investor, dan membuka lapangan kerja dengan dukungan infrastruktur, digitalisasi, serta percepatan layanan perizinan.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat ekosistem investasi melalui pengembangan 12 kawasan industri baru yang diumumkan dalam CJIBF 2026 di Semarang, Senin (11/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, menarik investor, dan membuka lapangan kerja dengan dukungan infrastruktur, digitalisasi, serta percepatan layanan perizinan.

Jawa Tengah Dorong Industri dan Investasi Modern melalui CJIBF 2026, Perkuat Ekosistem Berbasis Kepercayaan

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar Central Java Investment and Business Forum (CJIBF) ke-10 di Kota Semarang, Senin (11/5/2026), untuk memperkuat investasi dan industri baru. Forum yang dibuka Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu dan Gubernur Ahmad Luthfi itu menyoroti pengembangan industri teknologi tinggi, kendaraan listrik, dan peningkatan kualitas SDM.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar Central Java Investment and Business Forum (CJIBF) ke-10 di Kota Semarang, Senin (11/5/2026), untuk memperkuat investasi dan industri baru. Forum yang dibuka Wakil Menteri Investasi Todotua Pasaribu dan Gubernur Ahmad Luthfi itu menyoroti pengembangan industri teknologi tinggi, kendaraan listrik, dan peningkatan kualitas SDM.

Jaga Kedaulatan Rupiah di Pulau Terluar, Bank Indonesia dan TNI AL Kembali Layari Karimunjawa

Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut melalui Lanal Semarang menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat Karimunjawa 2026 pada 8–11 Mei 2026 untuk mendistribusikan uang layak edar dan edukasi Rupiah di wilayah kepulauan. Program ini menjangkau lima desa di Karimunjawa sebagai upaya menjaga kedaulatan Rupiah hingga daerah 3T.

Bank Indonesia bersama TNI Angkatan Laut melalui Lanal Semarang menggelar Ekspedisi Rupiah Berdaulat Karimunjawa 2026 pada 8–11 Mei 2026 untuk mendistribusikan uang layak edar dan edukasi Rupiah di wilayah kepulauan. Program ini menjangkau lima desa di Karimunjawa sebagai upaya menjaga kedaulatan Rupiah hingga daerah 3T.

Ekonomi Jawa Tengah Tumbuh 5,89 Persen, Konsumsi Warga dan Investasi Jadi Penggerak Utama

Perekonomian Jawa Tengah pada triwulan I 2026 tumbuh 5,89 persen secara tahunan, melampaui pertumbuhan nasional dan Pulau Jawa. Data BPS mencatat pertumbuhan didorong konsumsi rumah tangga saat Lebaran, lonjakan investasi, pembangunan infrastruktur, serta kinerja positif sektor industri, konstruksi, hotel, dan kuliner di tengah ketidakpastian global.