URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bank Indonesia (BI) menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2025 pada 14–17 Agustus 2025 di Queen City Mall, Semarang, dengan melibatkan Pemprov Jateng, Kementerian Agama, MUI, Baznas, pondok pesantren, lembaga zakat dan wakaf, akademisi, serta komunitas bisnis. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin bersama Kepala BI Jateng Rahmat Dwisaputra dan mitra strategis lainnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Bank Indonesia Perkuat Ekosistem Rantai Nilai Halal Lewat Festival Jateng Syariah 2025

Bank Indonesia Perkuat Ekosistem Rantai Nilai Halal Lewat Festival Jateng Syariah 2025

Bank Indonesia Perkuat Ekosistem Rantai Nilai Halal Lewat Festival Jateng Syariah 2025

Bank Indonesia (BI) menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2025 pada 14–17 Agustus 2025 di Queen City Mall, Semarang, dengan melibatkan Pemprov Jateng, Kementerian Agama, MUI, Baznas, pondok pesantren, lembaga zakat dan wakaf, akademisi, serta komunitas bisnis. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin bersama Kepala BI Jateng Rahmat Dwisaputra dan mitra strategis lainnya.
Bank Indonesia (BI) menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2025 pada 14–17 Agustus 2025 di Queen City Mall, Semarang, dengan melibatkan Pemprov Jateng, Kementerian Agama, MUI, Baznas, pondok pesantren, lembaga zakat dan wakaf, akademisi, serta komunitas bisnis. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin bersama Kepala BI Jateng Rahmat Dwisaputra dan mitra strategis lainnya.
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Bank Indonesia (BI) kembali menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2025 sebagai upaya mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah di Jawa Tengah. Acara yang berlangsung pada 14–17 Agustus 2025 di Queen City Mall, Semarang, ini mengangkat tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah melalui Pengembangan Halal Value Chain untuk Memperkuat Stabilitas dan Kemandirian Ekonomi Jawa Tengah”.

Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, menjelaskan bahwa FAJAR 2025 dirancang untuk memperkuat ekosistem produk halal, keuangan syariah, serta literasi dan inklusi masyarakat. “Kami ingin mendorong sektor riil dan keuangan syariah berjalan beriringan, sehingga pembiayaan produktif bagi pelaku usaha syariah bisa semakin kuat,” ujarnya.

FAJAR 2025 menjadi bagian dari rangkaian road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa dan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF). Acara ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Pemprov Jateng, Kementerian Agama, MUI, Baznas, pondok pesantren, lembaga zakat dan wakaf, hingga akademisi dan komunitas bisnis.

Berbagai kegiatan telah digelar sejak Juli 2025, antara lain pelatihan pelaku usaha syariah, sertifikasi halal untuk RPH/RPU dan juru sembelih halal, hingga business matching pembiayaan syariah. Tahun ini, FAJAR juga dimeriahkan oleh Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, yang mengangkat peran santri dalam pengembangan ekonomi syariah.

Penyerahan sertifikat Halal kepada UMKM, RPH/RPU Jawa Tengah

Pembukaan FAJAR 2025 dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin, bersama Kepala BI Jateng dan sejumlah mitra strategis. Dalam acara tersebut juga dilakukan penyerahan sertifikat halal untuk UMKM dan RPH/RPU, peluncuran Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, Sehat) di UIN Walisongo, penyerahan bantuan sumur bor melalui program wakaf digital, hingga penandatanganan komitmen bersama percepatan pengembangan rantai nilai halal.

Sejak program ini berjalan, BI Jateng telah memfasilitasi sertifikasi halal bagi lebih dari 1.200 UMKM, membentuk dua Halal Center di perguruan tinggi, hingga membantu pembentukan delapan Zona KHAS di berbagai wilayah Jawa Tengah. Upaya ini turut mengantarkan Jawa Tengah meraih Juara 1 Anugerah Adinata Syariah 2025 untuk kategori Zona KHAS.

Beragam Tenant Festival Jawa Tengah di Queen City Mall

Selain pameran produk pelaku usaha syariah dan pondok pesantren, FAJAR 2025 juga menghadirkan FAJAR Halal Experience yang menjadi sarana edukasi masyarakat terkait ekonomi dan gaya hidup halal. Diharapkan, ajang ini dapat menjadi momentum memperkuat halal value chain sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. (hrs-wd)

BACA JUGA :

Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyalurkan bantuan peralatan kesehatan kepada Posyandu Plamboyan RW 3, Purwoyoso, Ngaliyan, serta karpet untuk Masjid Al Ghaffar di Manyaran, Semarang, pada 13 Agustus 2026. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung pelayanan kesehatan dan aktivitas ibadah masyarakat di sekitar wilayah operasional jalan tol serta memperkuat hubungan dengan warga.
Bantuan JTT Menyasar Posyandu dan Masjid di Semarang
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyalurkan bantuan peralatan kesehatan kepada Posyandu Plamboyan RW 3, Purwoyoso, Ngaliyan, serta karpet untuk Masjid Al Ghaffar di Manyaran, Semarang, pada 13 Agustus...
Hari Jadi ke-81 Jateng Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Hari Jadi ke-81 Jateng: Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Menurun
Jawa Tengah memasuki usia ke-81 dengan pertumbuhan ekonomi kumulatif 5,80 persen pada Semester I-2026, melampaui pertumbuhan nasional. Bersamaan dengan itu, kemiskinan turun menjadi 9,21 persen dan investasi...
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Aldi Fernando (21), warga Desa Berokan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, diduga mengalami penganiayaan dua kali pada awal dan 7 Agustus 2026. Polisi telah meminta keterangan korban dan sejumlah saksi...
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran Rumah di Kedungringin Suruh, Satu Orang Meninggal Terjebak Kobaran Api
Kebakaran menghanguskan rumah milik Rohmat Salam di Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Jumat (14/8/2026) malam. Pemilik rumah meninggal dunia setelah terjebak saat api membesar. Damkar...
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Mahasiswa Fakultas Psikologi UKSW, Kanaya Abigail, mengampanyekan 17 SDGs kepada siswa usia 6–18 tahun di tiga sekolah Slovakia melalui program Global Volunteer AIESEC. Ia menggunakan permainan dan diskusi...

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved