URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang atau Basarnas Semarang menyelenggarakan ujian sertifikasi pilot drone terhadap 12 personilnya. Hal itu dilakukan dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi saat melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Basarnas Semarang Selenggarakan Sertifikasi Pilot Drone Kepada Personil

Basarnas Semarang Selenggarakan Sertifikasi Pilot Drone Kepada Personil

Basarnas Semarang Selenggarakan Sertifikasi Pilot Drone Kepada Personil

featured-img

SEMARANG – Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang atau Basarnas Semarang menyelenggarakan ujian sertifikasi pilot drone terhadap 12 personilnya. Hal itu dilakukan dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi saat melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Ujian sertifikasi yang dilakukan oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang ini bekerjasama dengan Asosiasi Pilot Drone Indonesia atau APDI. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 hari yaitu 2 hari dengan daring atau pemberian materi secara online dan 3 hari dengan praktek langsung yang di gelar dilingkungan Gedung Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Semarang.

Kepala Kantor SAR Semarang, Heru Suhartanto mengungkapkan Tujuan diselenggarakan pelatihan dan sertifikasi pilot Drone adalah untuk membekali kompetensi personil kantor SAR Semarang dan tersertifikasi sebagai pilot Drone.

“Dengan pelatihan ini diharapkan seluruh personil mampu mengoperasikan drone untuk pelaksanaan pencarian dalam operasi SAR di gunung hutan, sungai atau perairan dan dokumentasi kegiatan lainnya” ujar Heru Jumat (3/6/2022).

Ia menjelaskan, ada beberapa materi yang diberikan kepada personilnya yaitu meliputi Basic Drone Operation, Prosedur dan Etika Pilot, Prosedur Keselamatan, Sertifikasi Coaching Penerbangan Drone, Praktek pengoperasian Drone dan diakhiri dengan Ujian sertifikasi pilot Drone.

Ia berharap pada personil yang mengikuti ujian ini untuk bisa mengikuti arahan hingga memahami ilmu yang diberikan agar bisa meningkatkan kemampuan dalam melakukan pertolongan saat bertugas.

“Kami harapkan seluruh personil untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan disiplin, cermati, pahami apa yang disampaikan arahan instruktur dari APDI . Gunakan kesempatan ini untuk memahani ilmu pengetahuan tentang pengoperasian Drone dalam mendukung tugas kantor” imbuhnya.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved