URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Binmas Polres Salatiga menyampaikan pentingnya menghindari aksi bullying, penggunaan ponsel dalam media sosial negatif, dan penyalahgunaan narkoba saat upacara di SMP Negeri 1 Salatiga. Kasatbinmas Polres Salatiga AKP Ririh Widiastuti meminta para siswa untuk bijak dalam bermedia sosial dan memperingatkan bahaya hoax penculikan anak.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Binmas Polres Salatiga Ingatkan Siswa, Akan Bahaya Bullying, Medsos, dan Narkoba

Binmas Polres Salatiga Ingatkan Siswa, Akan Bahaya Bullying, Medsos, dan Narkoba

Binmas Polres Salatiga Ingatkan Siswa, Akan Bahaya Bullying, Medsos, dan Narkoba

featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Anggota Binmas Polres Salatiga mengingatkan kepada para siswa agar menghindari beberapa tindakan yang menjurus aksi kenakalan dan kriminal, seperti bullying.

Selain perundungan atau bullying di sekolah, penggunaan ponsel dalam bermedia sosial negatif, bahaya narkoba, dan lainnya.

Kasatbinmas Polres Salatiga AKP Ririh Widiastuti SH MH menyampaikan saat menjadi inspektur upacara , di SMP Negeri 1 Salatiga, belum lama ini.

”Adik-adik pelajar diingatkan sejak dini agar tidak melakukan aksi bullying, karena merugikan siswa lain,” tegas Ririh.

”Kemudian bijaklah dalam bermedia sosial menggunakan ponsel. Kejadian bullying dan bermedia sosial negatif masih terjadi dan harus dihindari,” kata AKP Ririh Widiastuti.

Pencegahan penyalahgunaan narkoba adalah wajib sampai kapanpun.

”Jangan pernah dan jangan sampai dekat-dekat dengan narkoba. Sekali terjerumus, maka seumur hidup akan menyesal karena merusak kehidupan, serta cita-cita,” tambah Kasatbinmas.

Kemudian yang saat ini sedang marak adalah isu atau informasi hoax, tentang penculikan anak.

Seperti sebelumnya, Kapolres Salatiga AKBP Feria Kurniawan menyampaikan isu penculikan tersebut telah membuat keresahan orang tua dan siswa.

Tetap perlu waspada, siswa jangan mau berkomunikasi dengan orang tidak kenal di luar sekolah dan jangan mau menerima benda atau barang apa pun, dari orang tidak kenal.

Setelah pulang sekolah langsung menuju rumah, menunggu jemputan, dan bermain di tempat keramaian, tanpa pengawasan orang tua.

BACA JUGA :

Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved