KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

BOR Hampir 100 Persen, Pemkab Semarang Terus Tambah Kapasitas Rumah Singgah

BOR Hampir 100 Persen, Pemkab Semarang Terus Tambah Kapasitas Rumah Singgah

BOR Hampir 100 Persen, Pemkab Semarang Terus Tambah Kapasitas Rumah Singgah

Forkompimda Kabupaten Semarang meninjau jalannya vaksinasi di GOR Pandanaran, Wujil belum lama ini. (Foto/win)

UNGARAN – Kasus aktif positif Covid-19 di Kabupaten Semarang belum menunjukkan titik turun. Bahkan setiap hari mengalami lonjakan yang cukup tajam. Demikian disampaikan Bupati Semarang Ngesti Nugraha usai meninjau jalannya vaksinasi di GOR Pandanaran, Wujil baru-baru ini.

Diakui, lonjakan kasus tersebut menyebabkan bed occupancy rate (BOR) di tempat karantina penuh. Bahkan keterisian ruang ICU beberapa rumah sakit di Kabupaten Semarang lebih dari 90 persen. Pihaknya terus berusaha maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sebanyak 200 tempat tidur ditambahkan di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jawa Tengah yang beberapa waktu lalu dijadikan rumah karantina pasien Covid-19. Selain itu, disiapkan juga 80 tempat tidur di gedung Himpaudni dan 200 bed di gedung LPMP Srondol untuk rumah singgah.

Ngesti menekankan pentingnya menerapkan protokol kesehatan secara ketat agar kasus Covid-19 dapat dikendalikan. Harapannya angka positif turun sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala. (win)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang