[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Belasan Ribu Kucing dan Anjing di Kabupaten Semarang Jadi Sasaran Pencegahan Rabies

Dispertanikap Kabupaten Semarang menyiapkan 600 dosis vaksin anti-rabies bagi hewan penular rabies di sejumlah Puskeswan dan TPKH, Rabu (16/9/2026). Langkah pencegahan dilakukan karena Kabupaten Semarang masih bebas rabies, sekaligus mendukung peringatan Hari Rabies Sedunia melalui vaksinasi rutin yang digelar setiap September.

Dispertanikap Kabupaten Semarang menyiapkan 600 dosis vaksin anti-rabies bagi hewan penular rabies di sejumlah Puskeswan dan TPKH, Rabu (16/9/2026). Langkah pencegahan dilakukan karena Kabupaten Semarang masih bebas rabies, sekaligus mendukung peringatan Hari Rabies Sedunia melalui vaksinasi rutin yang digelar setiap September.

31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.

Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.

H-1 Iduladha, Ratusan Ekor Sapi Padati Pasar Hewan Ambarawa, Tak Ditemukan Kasus PMK

Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pasar Hewan Ambarawa di Kabupaten Semarang menerima lebih dari 300 ekor sapi pada Selasa (26/5/2026). UPTD Puskeswan memastikan seluruh hewan yang masuk dalam kondisi sehat setelah melalui pemeriksaan ketat sejak pintu masuk pasar. Aktivitas jual beli meningkat dengan harga sapi kurban berkisar Rp24 juta hingga Rp25 juta per ekor, sementara tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Sehari menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pasar Hewan Ambarawa di Kabupaten Semarang menerima lebih dari 300 ekor sapi pada Selasa (26/5/2026). UPTD Puskeswan memastikan seluruh hewan yang masuk dalam kondisi sehat setelah melalui pemeriksaan ketat sejak pintu masuk pasar. Aktivitas jual beli meningkat dengan harga sapi kurban berkisar Rp24 juta hingga Rp25 juta per ekor, sementara tidak ditemukan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Jelang Iduladha, Dinas Pertanian Kabupaten Semarang Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bebas PMK

Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Balai Pelayanan Veteriner Jawa Tengah memperketat pengawasan hewan kurban di sejumlah lapak dan pasar hewan menjelang Iduladha 2026. Pemeriksaan dilakukan di Kabupaten Semarang pada 25 Mei 2026 untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, bebas PMK, layak disembelih, serta memenuhi ketentuan kesehatan dan syariat dengan melibatkan 306 petugas pengawas.

Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Balai Pelayanan Veteriner Jawa Tengah memperketat pengawasan hewan kurban di sejumlah lapak dan pasar hewan menjelang Iduladha 2026. Pemeriksaan dilakukan di Kabupaten Semarang pada 25 Mei 2026 untuk memastikan hewan dalam kondisi sehat, bebas PMK, layak disembelih, serta memenuhi ketentuan kesehatan dan syariat dengan melibatkan 306 petugas pengawas.

Masuki awal Februari, PMK di Salatiga Melandai

Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Salatiga terus melakukan vaksinasi hewan ternak sebagai upaya pencegahan penyakit kuku dan mulut (PMK) serta lumpy skin disease (LSD) di wilayah tersebut. Berdasarkan data hingga 6 Februari 2025, capaian vaksinasi telah mencapai 241 dosis yang diberikan kepada sapi di Kecamatan Tingkir, Argomulyo, Sidorejo, dan Sidomukti.

Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Salatiga terus melakukan vaksinasi hewan ternak sebagai upaya pencegahan penyakit kuku dan mulut (PMK) serta lumpy skin disease (LSD) di wilayah tersebut. Berdasarkan data hingga 6 Februari 2025, capaian vaksinasi telah mencapai 241 dosis yang diberikan kepada sapi di Kecamatan Tingkir, Argomulyo, Sidorejo, dan Sidomukti.

Sapi di Salatiga Terserang PMK, Aipda Rediyanto Imbau Peternak Lebih Waspada

Sebanyak 16 sapi di Kota Salatiga terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), dengan 9 di antaranya sudah sembuh sementara sisanya masih dalam perawatan. Kasus ini melibatkan sapi lama dan baru, yang tertular di wilayah Salatiga. Hingga Selasa, 14 Januari 2025, langkah pencegahan terus dilakukan oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) Kota Salatiga, termasuk pengetatan lalu lintas ternak, himbauan untuk tidak membeli ternak dari luar kota, serta pengawasan di rumah pemotongan hewan (RPH).

Sebanyak 16 sapi di Kota Salatiga terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), dengan 9 di antaranya sudah sembuh sementara sisanya masih dalam perawatan. Kasus ini melibatkan sapi lama dan baru, yang tertular di wilayah Salatiga. Hingga Selasa, 14 Januari 2025, langkah pencegahan terus dilakukan oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) Kota Salatiga, termasuk pengetatan lalu lintas ternak, himbauan untuk tidak membeli ternak dari luar kota, serta pengawasan di rumah pemotongan hewan (RPH).

Awal Tahun, 9 Kasus PMK Terjadi di Salatiga

Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali merebak dengan sembilan kasus ditemukan di Kota Salatiga, Jawa Tengah, yang diidentifikasi oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) sejak Kamis, 2 Januari 2025, hingga Senin, 6 Januari 2025. Kasus tersebut terjadi di wilayah Gunungsari, Kelurahan Sidorejo Kidul, Kecamatan Tingkir, dan Sugih Waras, Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, dengan sapi bergejala PMK berasal dari Pasar Ampel, Cepogo (Boyolali), dan Muntilan (Magelang).