URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 16 sapi di Kota Salatiga terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), dengan 9 di antaranya sudah sembuh sementara sisanya masih dalam perawatan. Kasus ini melibatkan sapi lama dan baru, yang tertular di wilayah Salatiga. Hingga Selasa, 14 Januari 2025, langkah pencegahan terus dilakukan oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) Kota Salatiga, termasuk pengetatan lalu lintas ternak, himbauan untuk tidak membeli ternak dari luar kota, serta pengawasan di rumah pemotongan hewan (RPH).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sapi di Salatiga Terserang PMK, Aipda Rediyanto Imbau Peternak Lebih Waspada

Sapi di Salatiga Terserang PMK, Aipda Rediyanto Imbau Peternak Lebih Waspada

Sapi di Salatiga Terserang PMK, Aipda Rediyanto Imbau Peternak Lebih Waspada

Sebanyak 16 sapi di Kota Salatiga terserang penyakit mulut dan kuku (PMK), dengan 9 di antaranya sudah sembuh sementara sisanya masih dalam perawatan. Kasus ini melibatkan sapi lama dan baru, yang tertular di wilayah Salatiga. Hingga Selasa, 14 Januari 2025, langkah pencegahan terus dilakukan oleh Dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) Kota Salatiga, termasuk pengetatan lalu lintas ternak, himbauan untuk tidak membeli ternak dari luar kota, serta pengawasan di rumah pemotongan hewan (RPH).
foto dok IST
Aipda Rediyanto saat sambang kandang sapi milik warga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sampai dengan awal tahun 2025, sebanyak 16 sapi terserang penyakit mulut dan kuku (PMK).

Dari jumlah tersebut, 9 sapi sudah dinyatakan sembuh. Sisanya masih dalam perawatan.

Dari 16 kasus, tujuh diantaranya merupakan sapi lama yang tertular. Sementara lainnya merupakan sapi yang baru dibeli dan diperlihara peternak.

Kepala dinas Pangan dan Pertanian (Dispantan) kota Salatiga, Henni Mulyani menjelaskan, pihaknya sudah memiliki standar penanganan untuk hewan yang terserang PMK.

Berbagai langkah pencegahan juga terus dilakukan.

“Pencegahan terus dilakukan, mulai dari pengetatan lalu lintas ternak serta himbauan kepada peternak untuk tidak membeli ternak baru dari luar kota Salatiga,” imbuh Henni.

Pihaknya juga melakukan pengawasan ternak yang akan di potong di rumah pemotongan hewan (RPH) Salatiga.

Sementara itu guna mendukung program pemerintah, berbagai pihak juga melakukan hal pencegahan penularan PMK. Tidak terkecuali yang dilakukan oleh Kepolisian, dimana sebagai ujung tombak dilapangan Bhabinkamtibmas selalu mensosialisasikan bahaya PMK.

Sepeti halnya yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas kelurahan Kalibening, Aipda Rediyanto misalnya. Diirnya melakukan sambang serta menyampaikan himbauan kepada pemilik sapi Munawir, warga RT 001/ RW 003 kelurahan Kalibening agar mewaspadai wabah PMK supaya tidak menular ke hewan ternaknya.

“Meski diwilayah kalibening kasus PMK Nihil, tapi saat sambang warga saya tak henti hentinya mengingatkan kepada peternak akan bahaya PMK” ujar Rediyanto kepada rasikafm,com. Selasa 14.1.2025.

Suasana kandang sapi

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan konsep aglomerasi wisata lintas daerah untuk menghubungkan berbagai destinasi unggulan dalam satu paket perjalanan terintegrasi. Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan rencana tersebut pada Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), guna memperluas dampak ekonomi pariwisata melalui konektivitas destinasi, penguatan infrastruktur, pengembangan 1.000 desa wisata, serta dukungan platform digital terpadu.
Liburan Sekali Jalan, Destinasi Banyak! Jateng Siapkan Paket Wisata Lintas Daerah untuk Dongkrak Ekonomi
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat pencegahan dan penanganan perundungan di sekolah melalui program Sekolah Ramah Anak, pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), serta pelatihan bagi pelajar bersama Polda Jateng. Dalam Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), Ahmad Luthfi menegaskan tidak ada toleransi terhadap praktik bullying dan mendorong pelaporan serta pendampingan korban secara berkelanjutan.
Ini Upaya Gubernur Ahmad Luthfi Menuju Zero Bullying di Jawa Tengah
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak mencari solusi bagi masyarakat pesisir yang terdampak rob dengan menghubungi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Langkah ini dilakukan untuk mengembangkan budidaya nila salin di lahan terdampak rob agar tetap produktif dan mampu menjaga sumber penghasilan masyarakat pesisir.
Lahan Terendam Rob, Ahmad Luthfi Langsung Telepon Menteri KKP: Minta Nila Salin untuk Selamatkan Ekonomi Warga
Kalau Ada Pungutan, Laporkan! Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
"Kalau Ada Pungutan, Laporkan!" Pesan Tegas Luthfi untuk Nelayan Jateng
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi- 2
SPBUN Sempat Mati Suri 3 Bulan, Ahmad Luthfi Turun Tangan, Nelayan Tegal Kini Bisa Melaut Lagi

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Dinas Sosial akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT 2026 kepada 2.393 warga di 92 desa dan kelurahan mulai Juni 2026. Bantuan diberikan kepada buruh tani tembakau, buruh dan petani cengkih, serta warga kurang mampu untuk mendukung kesejahteraan dan produktivitas mereka.
2.393 Buruh dan Petani Tembakau di Kabupaten Semarang Terima BLT DBHCHT Rp600 Ribu
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar
Puluhan Knalpot Brong di Salatiga Dijadikan Monumen Edukasi Pelajar