KABAR RASIKA

Hasil Pantauan BI Jawa Tengah: Konsumsi Pasca-Lebaran Normal, Mobilitas Jadi Penopang Pertumbuhan Ritel

Hasil Pantauan BI Jawa Tengah: Konsumsi Pasca-Lebaran Normal, Mobilitas Jadi Penopang Pertumbuhan Ritel

Hasil Pantauan BI Jawa Tengah: Konsumsi Pasca-Lebaran Normal, Mobilitas Jadi Penopang Pertumbuhan Ritel

Ilustrasi Grafis Peningkatan Mobilisasi Masyarakat saat HBKN Idulfitri 1447 H menjadi Penopang Pertumbuhan IPR bulan Maret 2026

Tingginya mobilitas masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H menjadi penopang utama aktivitas perdagangan eceran di Jawa Tengah pada Maret 2026. Meski secara keseluruhan Indeks Penjualan Riil (IPR) masih mengalami kontraksi, sejumlah kelompok barang yang terkait dengan perjalanan dan aktivitas rekreasi mencatat pertumbuhan yang cukup signifikan.

Pada Maret 2026, IPR tercatat terkontraksi 9,3 persen (yoy). Penurunan ini terutama dipengaruhi melemahnya penjualan Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Makanan, Minuman dan Tembakau, serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya. Kondisi tersebut sejalan dengan menurunnya kebutuhan masyarakat terhadap kelompok barang tersebut selama periode Lebaran.

Namun demikian, tingginya aktivitas mudik dan perjalanan wisata mampu menahan kontraksi lebih dalam. Hal ini tercermin dari meningkatnya penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori Kendaraan serta Barang Budaya dan Rekreasi yang masing-masing tumbuh 33,2 persen. Penjualan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor juga meningkat 17,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara bulanan, IPR Maret 2026 terkontraksi 9,6 persen (mtm). Penurunan tersebut mencerminkan normalisasi pola konsumsi masyarakat setelah lonjakan belanja menjelang Idulfitri pada Januari dan Februari yang masing-masing tumbuh 19,2 persen dan 19,4 persen.

Meski demikian, beberapa kelompok masih mencatat pertumbuhan positif. Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi tumbuh 28,1 persen, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor meningkat 22,0 persen, dan Subkelompok Sandang naik 8,3 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa Lebaran.

Memasuki April 2026, kinerja penjualan eceran diprakirakan kembali menguat secara tahunan dengan pertumbuhan mencapai 19,5 persen (yoy). Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya penjualan Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau, Suku Cadang dan Aksesori Kendaraan, serta Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.

Di sisi lain, secara bulanan IPR April 2026 diprakirakan mengalami kontraksi 17,1 persen sebagai dampak normalisasi konsumsi pasca-HBKN Idulfitri. Penurunan terutama terjadi pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau, Barang Budaya dan Rekreasi, serta Peralatan Informasi dan Komunikasi. Sementara itu, Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya masih diperkirakan mencatat pertumbuhan positif sebesar 2,2 persen.

Dari sisi harga, masyarakat Kota Semarang memperkirakan tekanan inflasi akan meningkat dalam tiga hingga enam bulan mendatang. Hal tersebut tercermin dari naiknya Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Juni 2026 menjadi 160,5, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 147,4. Kenaikan ekspektasi harga ini dipengaruhi faktor musiman serta meningkatnya permintaan

BACA JUGA :

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Digitalisasi ekonomi dan keuangan di Jawa Tengah terus berkembang hingga Juli 2026, ditandai transaksi QRIS yang mencapai 870,01 juta senilai Rp73,45 triliun. Bank Indonesia Jawa Tengah mencatat penggunaan pembayaran digital juga merambah UMKM, pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, transaksi pemerintah daerah, hingga pembayaran lintas negara.
Ekonomi Digital Jawa Tengah Makin Terhubung, QRIS Tembus Rp73 Triliun
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
BI Jateng Angkat Jejak Cheng Ho dalam Rupiah Tresno Budoyo 2026
Bank Indonesia Jawa Tengah mendorong transformasi pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui Forum PUSAKA JATENG 2026, Jumat (11/9/2026). Forum di Semarang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha dan akademisi untuk memperkuat ekosistem pariwisata agar meningkatkan belanja wisatawan, memperpanjang lama tinggal, membuka lapangan kerja, serta menggerakkan UMKM dan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Jateng Ramai Wisatawan, Tapi Ekonominya Sudah Ikut Tumbuh?
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

M. Khoirudin Bagas kembali mencalonkan diri dalam Pilkades Muncar yang dijadwalkan 14 Desember 2026 untuk melanjutkan sejumlah program pembangunan desa. Ia menargetkan pengembangan desa wisata budaya, penyediaan air bersih, serta penguatan ketahanan pangan melalui budidaya ikan. Bagas menilai keberlanjutan program diperlukan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Desa Muncar.
Ingin Tuntaskan Program Desa Wisata dan Air Bersih, Bagas kembali Maju di Pilkades Muncar
M. Khoirudin Bagas kembali mencalonkan diri dalam Pilkades Muncar yang dijadwalkan 14 Desember 2026 untuk melanjutkan sejumlah program pembangunan desa. Ia menargetkan pengembangan desa wisata budaya,...
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, mulai diminati warga karena menawarkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Saat meninjau koperasi tersebut, Selasa (20/10/2026), Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong percepatan operasional KDMP serta penguatan peran koperasi sebagai penyerap produk lokal dan mitra UMKM untuk menggerakkan perekonomian desa.
Harga Barang Lebih Murah, Warga Pilih Belanja di Kopdes Merah Putih Bergas Kidul
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Bergas Kidul, Kabupaten Semarang, mulai diminati warga karena menawarkan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Saat meninjau koperasi tersebut, Selasa...
Kebakaran melanda TK Mekarsari II di Dusun Kemasan, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Senin (19/10/2026). Dua ruang kelas, ruang permainan, dapur, dan kantor sekolah hangus terbakar, menyebabkan sekitar 60 siswa kehilangan ruang belajar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp500 juta. Pemerintah Kabupaten Semarang berencana membangun kembali gedung sekolah, sementara kegiatan belajar sementara dipindahkan ke musala SD Klepu 04.
TK Mekarsari II Pringapus Hangus Terbakar, 60 Siswa Direlokasi ke Musala
Kebakaran melanda TK Mekarsari II di Dusun Kemasan, Desa Klepu, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Senin (19/10/2026). Dua ruang kelas, ruang permainan, dapur, dan kantor sekolah hangus terbakar,...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 21 Agustus 2026, cuaca pada pagi hingga siang hari cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga awal malam, kondisi berubah menjadi berawan. Angin diperkirakan bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 km/jam. Suhu udara berkisar 27–34 derajat Celsius, sedangkan kelembapan berada pada rentang 45–75 persen.
21 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jateng Berawan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 21 Agustus 2026, cuaca pada pagi hingga siang hari cerah hingga cerah berawan. Memasuki sore hingga...
Pasca 3 Rumah Terbakar di Tingkir Lor, Ansor Salatiga Terjunkan Bagana Banser dan Galang Donasi
Pasca 3 Rumah Terbakar di Tingkir Lor, Ansor Salatiga Terjunkan Bagana Banser dan Galang Donasi
Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kota Salatiga melalui Bagana Banser membantu membersihkan puing kebakaran yang menghanguskan tiga rumah warga di Ngentak, Kelurahan Tingkir Lor, Sabtu (17/10/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]