URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Tingginya mobilitas masyarakat selama Idulfitri 1447 H mendorong pertumbuhan penjualan suku cadang kendaraan, barang budaya dan rekreasi, serta bahan bakar kendaraan bermotor di Jawa Tengah pada Maret 2026. Meski Indeks Penjualan Riil masih terkontraksi 9,3 persen secara tahunan akibat melemahnya sejumlah kelompok barang konsumsi, aktivitas mudik dan wisata mampu menahan penurunan lebih dalam dan menopang kinerja perdagangan eceran.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Hasil Pantauan BI Jawa Tengah: Konsumsi Pasca-Lebaran Normal, Mobilitas Jadi Penopang Pertumbuhan Ritel

Hasil Pantauan BI Jawa Tengah: Konsumsi Pasca-Lebaran Normal, Mobilitas Jadi Penopang Pertumbuhan Ritel

Hasil Pantauan BI Jawa Tengah: Konsumsi Pasca-Lebaran Normal, Mobilitas Jadi Penopang Pertumbuhan Ritel

Ilustrasi Grafis Peningkatan Mobilisasi Masyarakat saat HBKN Idulfitri 1447 H menjadi Penopang Pertumbuhan IPR bulan Maret 2026
Ilustrasi Grafis Peningkatan Mobilisasi Masyarakat saat HBKN Idulfitri 1447 H menjadi Penopang Pertumbuhan IPR bulan Maret 2026
featured-img

Tingginya mobilitas masyarakat selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H menjadi penopang utama aktivitas perdagangan eceran di Jawa Tengah pada Maret 2026. Meski secara keseluruhan Indeks Penjualan Riil (IPR) masih mengalami kontraksi, sejumlah kelompok barang yang terkait dengan perjalanan dan aktivitas rekreasi mencatat pertumbuhan yang cukup signifikan.

Pada Maret 2026, IPR tercatat terkontraksi 9,3 persen (yoy). Penurunan ini terutama dipengaruhi melemahnya penjualan Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Makanan, Minuman dan Tembakau, serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya. Kondisi tersebut sejalan dengan menurunnya kebutuhan masyarakat terhadap kelompok barang tersebut selama periode Lebaran.

Namun demikian, tingginya aktivitas mudik dan perjalanan wisata mampu menahan kontraksi lebih dalam. Hal ini tercermin dari meningkatnya penjualan Kelompok Suku Cadang dan Aksesori Kendaraan serta Barang Budaya dan Rekreasi yang masing-masing tumbuh 33,2 persen. Penjualan Bahan Bakar Kendaraan Bermotor juga meningkat 17,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara bulanan, IPR Maret 2026 terkontraksi 9,6 persen (mtm). Penurunan tersebut mencerminkan normalisasi pola konsumsi masyarakat setelah lonjakan belanja menjelang Idulfitri pada Januari dan Februari yang masing-masing tumbuh 19,2 persen dan 19,4 persen.

Meski demikian, beberapa kelompok masih mencatat pertumbuhan positif. Kelompok Barang Budaya dan Rekreasi tumbuh 28,1 persen, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor meningkat 22,0 persen, dan Subkelompok Sandang naik 8,3 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa Lebaran.

Memasuki April 2026, kinerja penjualan eceran diprakirakan kembali menguat secara tahunan dengan pertumbuhan mencapai 19,5 persen (yoy). Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya penjualan Kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau, Suku Cadang dan Aksesori Kendaraan, serta Bahan Bakar Kendaraan Bermotor.

Di sisi lain, secara bulanan IPR April 2026 diprakirakan mengalami kontraksi 17,1 persen sebagai dampak normalisasi konsumsi pasca-HBKN Idulfitri. Penurunan terutama terjadi pada kelompok Makanan, Minuman dan Tembakau, Barang Budaya dan Rekreasi, serta Peralatan Informasi dan Komunikasi. Sementara itu, Kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya masih diperkirakan mencatat pertumbuhan positif sebesar 2,2 persen.

Dari sisi harga, masyarakat Kota Semarang memperkirakan tekanan inflasi akan meningkat dalam tiga hingga enam bulan mendatang. Hal tersebut tercermin dari naiknya Indeks Ekspektasi Harga Umum (IEH) Juni 2026 menjadi 160,5, lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 147,4. Kenaikan ekspektasi harga ini dipengaruhi faktor musiman serta meningkatnya permintaan

BACA JUGA :

Bank Indonesia memperkuat sistem pembayaran digital nasional melalui pengembangan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan perluasan QRIS. Hingga Juni 2026, pengguna QRIS mencapai 65,77 juta orang dengan 44,86 juta merchant, yang 96,68 persen di antaranya merupakan UMKM. Sepanjang semester I-2026, transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar dengan nilai Rp1,12 kuadriliun.
Kartu Kredit Indonesia Hadir, Perkuat Ekosistem Keuangan Digital Nasional
Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Bank Indonesia Jawa Tengah mewaspadai dampak kekeringan pada semester II 2026 terhadap produksi pangan dan stabilitas harga. Dalam Media Briefing di Pekalongan, Kamis (13/8/2026), BI mencatat Jawa Tengah mengalami deflasi 0,13 persen pada Juli dengan inflasi tahunan sekitar 2,6 persen, namun tetap mengantisipasi gejolak harga komoditas pangan.
BI Jateng Waspadai Dampak Kekeringan, Pengendalian Inflasi Diperkuat
Perekonomian Jawa Tengah tetap tumbuh pada triwulan II 2026 dengan dukungan konsumsi rumah tangga, investasi, industri pengolahan, dan perdagangan. Konsumsi tumbuh 4,31 persen, investasi 8,84 persen dengan realisasi Rp25,53 triliun, industri pengolahan 5,03 persen, dan perdagangan 7,52 persen. Sektor akomodasi dan makan-minum mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 12,80 persen seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi.
Ekonomi Jateng Tetap Tumbuh, Industri dan Perdagangan Jadi Penopang
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti...
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis...
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi...
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) membagi masyarakat menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan kesejahteraan relatif paling rendah,...
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui...

POPULER

20 Agustus 2026
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan