URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter pada siang hari. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di kawasan pesisir rendah saat gelombang dan aktivitas pasang laut mencapai puncaknya.

Mbak Google

INFO BMKG

01 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter

01 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter

01 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter

featured-img

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi maritim di Perairan Semarang–Demak dan pesisir utara Jawa Tengah pada Senin, 1 Juni 2026, didominasi cuaca berawan tebal dengan kondisi laut yang relatif aman untuk aktivitas pelayaran lokal. Namun demikian, masyarakat pesisir tetap diminta mewaspadai potensi dampak pasang laut maksimum yang terjadi pada siang hari.

Berdasarkan prakiraan pasang surut harian Semarang, tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3 meter. Ketinggian air laut kemudian meningkat secara bertahap menjadi 0,5 meter pada pukul 04.00 WIB dan mencapai 0,8 meter pada pukul 07.00–08.00 WIB.

Pasang maksimum diprakirakan berlangsung pada pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter. Nilai tersebut berada 0,3 meter di atas Mean Sea Level (MSL) yang tercatat sebesar 0,6 meter. Setelah periode puncak pasang berakhir, muka air laut mulai menurun secara bertahap menjadi 0,8 meter pada pukul 14.00–15.00 WIB dan terus turun hingga mencapai surut terendah sekitar 0,3 meter pada pukul 21.00–24.00 WIB.

Pola kenaikan muka air laut yang berlangsung sejak dini hari hingga siang hari berpotensi meningkatkan genangan di sejumlah kawasan pesisir rendah, terutama wilayah pesisir Kota Semarang, Kabupaten Demak, kawasan tambak, pelabuhan, dan akses jalan yang selama ini rentan terdampak rob saat pasang maksimum terjadi.

Dari sisi cuaca maritim, kondisi perairan Semarang–Demak diprakirakan didominasi berawan tebal sepanjang hari. Suhu udara berkisar antara 27 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 63–78 persen. Suhu permukaan laut tercatat sekitar 31 derajat Celsius.

Angin bertiup dengan kecepatan 4–11 knot, sementara kecepatan hembusan maksimum (gust) mencapai 19 knot. Arus laut bergerak dominan ke arah barat daya (SW) dengan kecepatan berkisar 0,73–1,05 knot.

Gelombang laut di Perairan Semarang–Demak umumnya berada pada kisaran 0,1–0,5 meter. Namun mulai memasuki awal Juni, tinggi gelombang di sejumlah perairan Laut Jawa berpotensi meningkat menjadi 0,5–1,25 meter. Kondisi ini masih tergolong rendah hingga sedang, tetapi perlu diperhatikan oleh nelayan dan operator kapal berukuran kecil.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir, pelaku usaha perikanan, serta pengguna transportasi laut untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca maritim dan pasang surut laut. Informasi tersebut penting sebagai langkah antisipasi terhadap potensi genangan rob, perubahan kondisi perairan, maupun gangguan aktivitas di kawasan pesisir Semarang dan sekitarnya.

Sumber:

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

20 Agustus 2026 – BMKG Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Waspada Hujan Ringan dan Kebakaran Lahan
20 Agustus 2026 – BMKG: Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Waspada Hujan Ringan dan Kebakaran Lahan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 19 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.40 WIB mencatat suhu Semarang 26 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen, sementara hujan ringan berpotensi turun di pegunungan dan dataran tinggi serta masyarakat diminta mewaspadai karhutla.
19 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Waspadai Karhutla
18 Agustus 2026 Pasang Laut Semarang Capai 0,7 Meter, Puncak Pukul 04.00–16
18 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Capai 0,7 Meter, Puncak Pukul 04.00–16.00 WIB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 18 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 26,9 derajat Celsius dengan kelembapan 76 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
18 Agustus 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan

TERKINI

Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti...
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis resmi pemerintah pusat, terutama terkait administrasi, pembiayaan, pembinaan, kewenangan, serta mekanisme pengelolaan ribuan guru PPPK dan PNS di daerah.
4.200 PPPK Guru di Kabupaten Semarang Berpotensi Diambil Alih Pusat, BKPSDM Tunggu Juknis
Rencana pengalihan status guru PPPK dari pemerintah daerah menjadi pegawai pemerintah pusat mulai 2027 mendapat perhatian Pemkab Semarang. BKPSDM Kabupaten Semarang menyatakan masih menunggu petunjuk teknis...
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi...
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) membagi masyarakat menjadi 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Desil 1 menunjukkan kelompok dengan kesejahteraan relatif paling rendah,...
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui...
Muat Lebih

POPULER

Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
molinas
Menimbang Motor Listrik Nasional, Antara Transisi Energi, Risiko Kemacetan, dan Keselamatan Jalan
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN