BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan muka air laut di wilayah Semarang mengalami pasang maksimum setinggi 0,8 meter pada Rabu, 8 Juli 2026. Puncak pasang diperkirakan berlangsung cukup panjang, mulai pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB, dengan tinggi muka air laut berada di atas rata-rata permukaan laut atau Mean Sea Level (MSL) yang tercatat sekitar 0,6 meter.
Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,4 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB. Air laut kemudian meningkat secara bertahap menjadi 0,5 meter pada pukul 03.00 WIB, 0,6 meter pada pukul 04.00–05.00 WIB, serta mencapai 0,7 meter pada pukul 06.00–10.00 WIB. Pasang tertinggi 0,8 meter diprakirakan terjadi mulai pukul 11.00 hingga 16.00 WIB.
Setelah periode pasang maksimum, muka air laut diperkirakan mulai menurun menjadi 0,7 meter pada pukul 17.00 WIB, 0,6 meter pada pukul 18.00 WIB, dan 0,5 meter pada pukul 19.00 WIB. Surut terendah diprakirakan terjadi pada pukul 21.00–24.00 WIB dengan tinggi muka air laut sekitar 0,3 meter.
Kondisi pasang pada siang hingga sore hari perlu menjadi perhatian bagi masyarakat pesisir Semarang, termasuk kawasan sekitar Pelabuhan Tanjung Emas dan wilayah pesisir lainnya di Jawa Tengah. Kenaikan muka air laut dapat meningkatkan potensi genangan rob di daerah rendah, terutama apabila bertepatan dengan limpasan air hujan, drainase yang kurang lancar, atau gelombang yang mendorong air laut ke daratan.
Untuk kondisi cuaca maritim Perairan Semarang–Demak, BMKG memprakirakan cuaca cerah pada pagi hingga siang hari, kemudian berubah menjadi cerah berawan pada siang dan sore hari. Pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca diprakirakan berawan hingga berawan tebal. Suhu udara berkisar 25–31 derajat Celsius dengan kelembapan 54–78 persen.
Angin di perairan Semarang–Demak diprakirakan bertiup dengan kecepatan sekitar 5–12 knot, dengan kecepatan maksimum atau gust mencapai 16–23 knot. Tinggi gelombang laut berada pada kisaran 0,5–1,25 meter. Arus laut bergerak dengan kecepatan sekitar 0,72–0,96 knot pada periode prakiraan, sementara suhu permukaan laut diperkirakan sekitar 29 derajat Celsius.
Nelayan, operator kapal, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir disarankan memperhatikan perkembangan informasi cuaca maritim dan pasang surut, khususnya menjelang periode pasang maksimum pada siang hingga sore hari. Warga di kawasan rawan rob juga dapat mengantisipasi kemungkinan genangan dengan memastikan akses drainase dan jalur aktivitas pesisir tetap aman.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang Rabu, 08 Juli 2026 pic.twitter.com/p42bwooskQ
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) July 7, 2026



