URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada hari terakhir pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2024, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Semarang secara mengejutkan mendaftarkan pasangan Nurul Huda dan Yarmuji sebagai calon tunggal, menantang pasangan Ngesti Nugraha-Nur Arifah. Pasangan yang menamakan diri HAJI ini mendeklarasikan diri di Kantor DPC PPP Kabupaten Semarang, Kamis (29/8/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

‘Dewe Wani’, PPP Kabupaten Semarang Gagalkan Kotak Kosong

‘Dewe Wani’, PPP Kabupaten Semarang Gagalkan Kotak Kosong

‘Dewe Wani’, PPP Kabupaten Semarang Gagalkan Kotak Kosong

Pasangan Nurul Huda-Yarmuji saat deklarasi di Kantor DPC PPP Kabupaten Semarang, Bawen, Kamis (29/8/2024). Foto: win
Pasangan Nurul Huda-Yarmuji saat deklarasi di Kantor DPC PPP Kabupaten Semarang, Bawen, Kamis (29/8/2024). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Hari terakhir pendaftaran Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Semarang 2024, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Semarang memberikan kejutan.

Partai berlambang kakbah ini secara ‘single fighter’ akhirnya mendaftarkan pasangan Nurul Huda-Yarmuji sebagai Cabup dan Cawabup Semarang 2024, menantang pasangan Ngesti Nugraha-Nur Arifah yang sebelumnya telah mendaftarkan diri.

Mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak warna biru, pasangan yang menamakan dirinya HAJI (Huda-Yarmuji) ini mendeklarasikan diri di Kantor DPC PPP Kabupaten Semarang, Bawen, Kamis (29/8/2024).

Ditemui usai deklarasi, Nurul Huda menyampaikan, pemilihan nama HAJI berangkat dari lambang kakbah pada PPP.

“Harapannya ayo sama-sama naik HAJI ke makkah lihat kakbah,” kata Huda ditemui di Kantor DPC PPP Kabupaten Semarang, Kamis (29/8/2024).

Dijelaskan Huda, keputusan berpasangan dengan Yarmuji dilakukan setelah melakukan penjajakan dengan sejumlah tokoh.

“Mungkin memang jodohnya dengan Pak Yarmuji, ada chemistry tersendiri dengan beliau,” ujarnya.

Ditanya soal upaya menggagalkan lumbung kosong, Huda mengaku tidak memiliki pemikiran ke arah sana. Ia hanya menggunakan hak konstitusional sebagai warga negara.

“Deklarasi kami menandakan bahwa demokrasi di Kabupaten Semarang masih hidup dan dinamis,” ungkapnya.

Terkait dengan pemilihan baju bermotif kotak-kotak, Huda mengaku ini sebagai simbol untuk menyatukan masyarakat Kabupaten Semarang.

“Ini kotak-kotak kecil disatukan dalam sebuah kotak besar. Harapannya masyarakat Kabupaten Semarang tidak terkotak-kotak, bisa bersatu,” imbuhnya.

Sementara Yarmuji yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Desa Kalongan, Ungaran Timur mengaku siap berjuang mendampingi Huda dalam kontestasi Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Semarang 2024.

“Hari ini sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai kepala desa. InsyaAllah siap berjuang memenangkan pasangan HAJI,” jelasnya. (win)

BACA JUGA :

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
Bung Andre Resmi Daftar Bakal Calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Salatiga
DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak di 19 kecamatan di Hotel Wahid Bandungan, Minggu (24/5/2026), untuk menata ulang kepengurusan tingkat kecamatan yang masa baktinya berakhir. Melalui penjaringan dan penyaringan calon ketua PAC, partai juga memperkuat keterlibatan perempuan dan kader muda sebagai bagian dari konsolidasi internal menghadapi Pemilu 2029.
Musancab Serentak, PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Mulai Panaskan Mesin Menuju Pemilu 2029
Musyawarah Anak Cabang DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memasuki tahap akhir penjaringan pengurus PAC dengan menyisakan 12 kader terbaik dari empat PAC setelah melalui seleksi berjenjang sejak Februari 2026. Penentuan ketua PAC akan diputuskan DPD PDIP Jawa Tengah dari tiga nama terbaik di masing-masing wilayah guna memperkuat soliditas partai dan pembangunan Kota Salatiga.
Jabatan Ketua PAC Ditentukan DPD Jateng, Musancab PDIP Salatiga Sisakan 12 Nama
Penguatan kaderisasi partai ditegaskan Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah melalui pernyataan Sekretaris Umum Julisa Ramadhan di Kantor DPW PKS, Semarang, Minggu (8/3/2026). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kualitas kader dan memperluas keanggotaan melalui program intensifikasi, ekstensifikasi, serta peningkatan komunikasi dengan media.
PKS Jateng Perkuat Kaderisasi dan Komunikasi dengan Media
Putusan terbaru Mahkamah Konstitusi dimanfaatkan PKS Jawa Tengah untuk memperkuat kemandirian politik. Sekjen Muhammad Kholid menyampaikan hal itu dalam Bimtek di Yogyakarta, menegaskan peluang usung kader tanpa koalisi. Konsolidasi dilakukan menghadapi dinamika pemilu agar PKS makin diperhitungkan di Pilkada dan Pemilu.
Putusan Mahkamah Konstitusi Buka Peluang, PKS Jateng Siap Usung Calon Mandiri

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik