URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang warga Kota Semarang bernama Roy Mulyono (68) ditemukan meninggal dunia saat berolahraga bersama keluarganya di kolam renang Tirto Argo Siwarak Ungaran Barat pada Kamis (25/7/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Kelelahan, Seorang Lansia Tewas Usai Berenang di Siwarak Ungaran

Diduga Kelelahan, Seorang Lansia Tewas Usai Berenang di Siwarak Ungaran

Diduga Kelelahan, Seorang Lansia Tewas Usai Berenang di Siwarak Ungaran

Petugas melakukan olah TKP di kolam renang Tirto Argo Siwarak sesaat setelah seorang pengunjung meninggal dunia usai berenang, Kamis (25/7/2024). Foto: Humas Polres Semarang
Petugas melakukan olah TKP di kolam renang Tirto Argo Siwarak sesaat setelah seorang pengunjung meninggal dunia usai berenang, Kamis (25/7/2024). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Berniat berolahraga bersama keluarga di kolam renang Tirto Argo Siwarak Ungaran Barat, Roy Mulyono (68) seorang warga Kota Semarang justru ditemukan meninggal dunia, Kamis (25/7/2024).

Berdasarkan keterangan Kapolsek Ungaran Barat Kompol Giri Narwantono, kronologi peristiwa itu bermula saat korban datang sekitar pukul 08.00 WIB bersama istri, anak, dan anggota keluarga yang lain.

“Setelah berenang, korban sempat istirahat di pinggir kolam. Namun korban tiba-tiba terjatuh dari tempat duduknya,” ujarnya saat dikonfirmasi di Ungaran, Jumat (26/7/2024).

Mengetahui hal tersebut, anak korban berusaha memberikan pertolongan dengan melarikan ke RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran. Namun korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

“Korban diduga kelelahan usai berenang. Dari keterangan keluarganya, korban juga memiliki riwayat penyakit jantung,” bebernya.

Pihak keluarga korban menyatakan menolak untuk dilakukan autopsi, sehingga jenazah langsung dibawa pulang untuk dimakamkan. (win)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan