URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang bocah berusia 6 tahun, BL, asal Desa Mukiran, Kaliwungu, Kabupaten Semarang, mengalami nasib tragis setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 15 meter pada Kamis (8/8/2024). Kejadian bermula saat BL menemani ibunya mencuci pakaian di dekat sumur sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah selesai, ibu korban mandi, sementara BL bermain di sekitar sumur yang tertutup papan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Epilepsinya Kambuh, Bocah 6 Tahun Meninggal Tercebur Sumur di Kaliwungu

Diduga Epilepsinya Kambuh, Bocah 6 Tahun Meninggal Tercebur Sumur di Kaliwungu

Diduga Epilepsinya Kambuh, Bocah 6 Tahun Meninggal Tercebur Sumur di Kaliwungu

Petugas melakukan upaya evakuasi terhadap bocah enam tahun yang tercebur ke dalam sumur di Desa Mukiran, Kaliwungu, Kamis (8/8/2024). Foto: Humas Polres Semarang
Petugas melakukan upaya evakuasi terhadap bocah enam tahun yang tercebur ke dalam sumur di Desa Mukiran, Kaliwungu, Kamis (8/8/2024). Foto: Humas Polres Semarang
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Nasib tragis menimpa BL. Bocah berusia 6 tahun asal Desa Mukiran, Kaliwungu, Kabupaten Semarang itu meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur sedalam 15 meter pada Kamis (8/8/2024).

Kronologi peristiwa ini bermula saat korban menemani ibunya mencuci pakaian di sekitar sumur tepat di samping rumah sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah selesai mencuci sekitar pukul 13.00 WIB, ibu korban mandi di kamar mandi yang berada bersebelahan dengan sumur, sementara korban bermain di sekitar sumur dengan posisi bibir sumur dalam keadaan tertutup dengan papan.

“Selang beberapa waktu ayah korban yang berada di dalam rumah mendengar suara pecahan kayu dan teriakan minta tolong anaknya. Setelah didatangi ternyata anaknya telah tercebur sumur,” ungkap Kapolsek Kaliwungu Iptu Ruly Asmoro dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/8/2024).

Mengetahui anaknya tercebur ke dalam sumur, sang ayah meminta bantuan tetangga sekitar. Salah seorang tetangga memutuskan untuk turun ke dalam sumur, namun saat proses evakuasi ia mengalami sesak nafas karena diduga terdapat gas di dalam sumur.

“Langsung dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapatkan pertolongan,” kata dia.

Mengetahui upaya evakuasi korban tak berhasil, perangkat desa setempat segera menghubungi Polsek Kaliwungu. Petugas kepolisian segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Boyolali untuk melakukan evakuasi karena lokasinya yang relatif dekat.

“Sekitar pukul 15.00 WIB korban berhasil diangkat dari dalam sumur. Setelah diperiksa, korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” jelas Ruly.

Dari keterangan orang tua maupun keluarga, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi sejak setahun yang lalu. Selama ini korban rutin berkunjung ke RSU dr. Moewardi Solo untuk kontrol dan terapi.

“Diduga kuat, korban kambuh sakitnya dan menimpa papan penutup sumur lalu jatuh ke dalamnya,” terangnya.

Pihak keluarga yang menerima kejadian tersebut membubuhkan surat pernyataan menolak dilakukan autopsi. Korban lalu diserahkan untuk dimakamkan. (win)

BACA JUGA :

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam DEMFASNA menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat Silaturahmi Nasional di UIN Salatiga, Kamis (18/6/2026). Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program prioritas agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Gelar Silaturahmi Nasional di Salatiga, Mahasiswa Soroti Berbagai Program
Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Penataan dilakukan untuk mengubah kawasan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan masjid di Gembol serta penyusunan konsep pemanfaatan lahan Tegal Panas dengan memperhatikan mekanisme ganti rugi bagi warga terdampak.
Dok! Gembol dan Tegal Panas Bakal Ditutup, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan tidak pernah menerbitkan izin tersebut. Dewan meminta penjualan minuman beralkohol dihentikan sementara hingga status perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jarak lokasi usaha serta kewajiban pajak dapat dipastikan sesuai aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Semarang Soroti Izin Miras Over O, Penjualan Alkohol Diminta Dihentikan Sementara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mengukuhkan 3.167 Guru Profesional PPG Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 di Auditorium Kampus 3, Sabtu (20/6/2026). Pengukuhan dilakukan setelah para peserta lulus...
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo,...
20 Juni 2026 Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14
20 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 11.00–14.00 WIB, Tinggi Air Capai 1 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di pesisir Semarang dan sekitarnya terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 11.00–14.00 WIB dengan tinggi muka air...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi pada sore hingga awal malam, terutama di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan wilayah sekitarnya.
20 Juni 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Sore Hari di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memprakirakan cuaca di Kota Semarang dan sebagian wilayah Jawa Tengah pada Sabtu, 20 Juni 2026, didominasi...
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Tingkatkan Kemampuan Personel, Damkar Salatiga Gelar Bimtek Kebakaran dan Evakuasi Korban
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Salatiga menggelar bimbingan teknis manajemen kebakaran gedung dan evakuasi korban di bangunan bertingkat selama empat hari di PT SCI dan Pasar Raya 2 Salatiga. Kegiatan ini...
Muat Lebih

POPULER

Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Ribuan Jamaah Hadiri Silaturrahmi Nasional Perdana Annitho Aswaja di Semarang
Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia