KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Korseleting Listrik, Sebuah Mobil Terbakar di Parkiran UPGRIS

Diduga Korseleting Listrik, Sebuah Mobil Terbakar di Parkiran UPGRIS

Diduga Korseleting Listrik, Sebuah Mobil Terbakar di Parkiran UPGRIS

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Sebuah mobil terbakar di parkiran gedung Balairung Universitas PGRI Semarang, Jalan Labuhan 2, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang pada Sabtu (10/12/2022).

Satu unit mobil Izuzu Elf yang terbakar itu ternyata milik kampus UPGRIS yang sedang terparkir. Diduga penyebab dari kebakaran tersebut karena korseleting listrik.

“Kejadian sekitar pukul 13.30 WIB, sumber api dari bawah mobil, kemungkinan penyebabnya dugaan korseleting listrik, “ujarnya Koordinator Lapangan Damkar Semarang, Nur Hamid di lokasi.

Nur Hamid menjelaskan, kejadian kebakaran ini bermula seorang petugas keamanan sedang memanaskan mobil tersebut. Karena mobil tak bisa dinyalakan, kemudian tak berselang lama ada percikan api dibawah mobil dan api langsung membesar.

“Tadi kronologinya Kepala Satpam, Mas Adi mau menghidupkan mobil tidak bisa menyala, kemudian ada api dari bawah,“ katanya.

Setelah api membesar, kemudian satpam tersebut melaporkan kejadian itu ke pihak Damkar Semarang. Setelah menerima informasi itu, pihaknya langsung menurunkan sejumlah personel dan tiga mobil armada.

“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan dibantu oleh warga. Untuk kerugian kurang lebih 50 juta,” katanya.

Sementara itu, salah satu satpam kampus UPGRIS, Bambang mengaku, kejadian itu terjadi karena kepala Satpam meninggalkan mobil dalam keadaan hidup atau menyala. Kemudian bagian kolong mobil terlihat ada percikan api lalu menyambar ke seluruh bagian mobil.

“Ono geni (ada api), terus distater tinggal lungo (distater tinggal pergi). La mbuh ra ngerti (tidak tahu), ketemu ono geni (ada api),” imbuhnya.

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
GIIAS Semarang 2026 menyiapkan tiga pilihan parkir bagi pengunjung di Gedung Muladi Dome UNDIP, area belakang SPBU UNDIP, dan sepanjang Jalan Banyu Putih Raya. Parkir utama menampung lebih dari 780 kendaraan, sementara area tambahan berkapasitas hingga 200 kendaraan. Pengunjung dari Jalan Banyu Putih Raya juga mendapat fasilitas shuttle bus gratis.
Ini Tempat Parkir GIIAS 2026 Semarang
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]