RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Diduga Pecah Ban, Mobil Pemudik Asal Bekasi, Hantam Pohon di Depan Hotel Permata JLS

Diduga Pecah Ban, Mobil Pemudik Asal Bekasi, Hantam Pohon di Depan Hotel Permata JLS

Diduga Pecah Ban, Mobil Pemudik Asal Bekasi, Hantam Pohon di Depan Hotel Permata JLS

Mobil Daihatsu Grand max Nomor Polisi B-1889-FFL itu mengalami kecelakaan tunggal didepan Hotel Permata 3 kawasan JLS senin 18.4.22 sekitar jam 9 pagi.

Sopir mobil silver tersebut bernama Fauzan Azima warga Bekasi Timur hendak ke Magetan.
Kapada rasikafm.com Edy asal Beji Tuntang menjelaskan mobil tersebut melaju dari arah Semarang menuju Solo.

“Tadi itu dari arah Semarang mobil itu oleng ke kanan, dengan kecepatan tinggi, diduga sopir tidak mengetahui medan usai pecah ban”kata Saksi kepada Rasika FM di tkp.

Saksi menduga Sopir mobil Grand max mengantuk lalu oleng dan menabrak pohon.
“Mobil itu tadi oleng ke kanan lalu langsung menabrak pohon yang ada di atas pembatas tengah jalan. Untung tadi arus lalu lintasnya pas sepi,” paparnya.

Saat menabrak pohon saksi mendengar seperti suara ledakan. Beruntung  kecelakaan ini tidak terdapat korban jiwa, hanya saja kondisi mobil silver rusak parah bagian depan dan atap.

Laporan pandangan mata Rasika FM

Sementara itu hingga kini Fauzan Azzima laki laki kelahiran Padang 13 November 1991, beralamat di Piyapen 14/216 Rt 04 Rw 08 Kecamatan Aren Jaya Kota Bekasi. Masih Shock. Apalagi belakangan diketahui mobil tersebut adalah mobil Rental.

BACA JUGA :

kecelakaan
Duka di Malam Sabtu, Pengendara Honda Beat alami Laka hingga Meninggal
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau belum terdeteksi mencapai permukaan Jawa Tengah berdasarkan pemantauan dan uji paper test di sejumlah wilayah, termasuk Semarang, Tegal, dan Cilacap. Pemprov Jateng, BPBD, BMKG, dan Dinkes meminta masyarakat tetap waspada tanpa panik, terutama terhadap paparan PM2,5 dan debu selama musim kemarau yang dapat memicu gangguan pernapasan.
Imbas GAK, Pemkot Semarang Minta Warga tidak Panik
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama