KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Diduga Rem Blong, Truk Boks Milik Mujianton, Hajar 5 kendaraan lain di Kecandran Salatiga

Diduga Rem Blong, Truk Boks Milik Mujianton, Hajar 5 kendaraan lain di Kecandran Salatiga

Diduga Rem Blong, Truk Boks Milik Mujianton, Hajar 5 kendaraan lain di Kecandran Salatiga

Truk Hino mengalami rem blong dan menabrak tiga truk, satu mobil, dan satu motor yang sedang berhenti di perempatan Kecandran. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Kasatlantas Polres Salatiga mengungkapkan bahwa kecelakaan terjadi karena gangguan fungsi rem truk. Arus lalu lintas mengalami kemacetan dan lima kendaraan yang terlibat kecelakaan harus dievakuasi menggunakan mobil derek.
Foto Arief Rasika
Sejumlah truck yang mengalami laka karambol di di Kecandran Salatiga.

[@]Diduga mengalami rem blong (gangguan fungsi rem) Sebuah truk boks Hino bernomor polisi B-9244-TEY yang dikemudikan oleh Moh. Misbahul Mujinanton, warga Situbondo, menabrak tiga truck, 1 mobil dan motor yang sedang berhenti di lampu merah perempatan Kecandran, Sidomukti, Salatiga. Jumat 14.4.2023 pagi. Beruntung dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa.

Kepada wartawan, Wardi saksi mata mengatakan kecelakaan itu terjadi saat lampu merah. Truk Hino dari arah Kumpulrejo mengalami rem blong tiba-tiba menabrak truk yang ada di depannya sekitar pukul 07.45.

“Truk paling belakang itu rem blong. Nabrak truk di depannya. Kebetulan pas lampu merah,” ujar Wardi.

Setelah kejadian itu, ia juga melihat pengemudi tidak ada yang mengalami luka-luka. Hanya saja bagian depan dan belakang truk yang terlibat kecelakaan rusak.

“Kalau korban tidak ada. Truknya rusak bagian depan dan belakang saja,” terangnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Salatiga AKP Betty Nugroho mengatakan kecelakaan itu terjadi saat truk Boks Hino yang dikemudikan Misbahul Mujianton berjalan dari arah Kumpulrejo menuju kecandran sesampai di TKP mengalami gangguan fungsi Rem.

“laju truck tidak terkendali bersamaan itu di depan di lajur sebelah kanan berhenti truk Tronton Mitsubishi Nomor Polisi AA-8220-OA, Truk Boks Mitsubishi Nomor Polisi AB-8744-VK, truk Isuzu nomor polisi AD-8980-CB dan Mobil Toyota Calya K-9497-PK” ungkap kasat.

Akibat kejadian itu arus lalulintas dari arah Tingkir menuju Blotongan mengalami kemacetan. Pihak kepolisian juga langsung diterjunkan untuk mengatur arus. Sementara lima kendaraan yang terlibat kecelakaan juga langsung dievakuasi menggunakan mobil derek.

Anggota Laka lantas Polres Salatiga, Aiptu Siswanto, SH, MH. saat menceritakan kronologis kejadian laka

Kabar Terkini

POPULER

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan perbaikan expansion joint dan rekonstruksi rigid pavement di sejumlah titik Tol Semarang A, B, C hingga akhir September 2026. Pekerjaan dilakukan untuk menjaga kualitas infrastruktur dan keselamatan pengguna, dengan pengaturan lalu lintas secara situasional serta dukungan rambu, petugas lapangan, dan kepolisian.
Tol Semarang Diperbaiki, Siap-Siap Ada Perlambatan!
Pengembang Perumahan Bandarjo Village Permai, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, belum merealisasikan pengembalian dana konsumen hingga pertengahan September 2026. Koordinator korban Matheus Dwi Rubiyanto mengatakan pengembang sebelumnya berkomitmen mengembalikan dana secara bertahap hingga akhir September, namun belum ada pembayaran yang diterima para korban.
Pengembalian Dana Tak Kunjung Dibayarkan, Konsumen Perumahan Bandarjo Village Berencana Polisikan Developer
[pekok2]