URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Mobil Jenazah nahas itu diduga milik Rumah Sakit Ken Saras Bergas kabupaten Semarang, mobil ber plat nopol H 8020 BV itu mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Salatiga, tepatnya di Tetep Randuacir, Kecamatan Argomulyo, dekat Bengkel Saputro

Mbak Google

KABAR RASIKA

Diduga Selip, Mobil Jenazah Milik RS, Mengalami Laka Tunggal di Turunan JLS

Diduga Selip, Mobil Jenazah Milik RS, Mengalami Laka Tunggal di Turunan JLS

Diduga Selip, Mobil Jenazah Milik RS, Mengalami Laka Tunggal di Turunan JLS

Mobil Jenazah nahas itu diduga milik Rumah Sakit Ken Saras Bergas kabupaten Semarang, mobil ber plat nopol H 8020 BV itu mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Salatiga, tepatnya di Tetep Randuacir, Kecamatan Argomulyo, dekat Bengkel Saputro, Selasa, (19/4/2022) petang sekitar pukul 18.00 wib.

Mobil jenazah yang dikemudikan Muhamad Zaenal (46) warga Perum Ungaran Baru RT 03 RW 13 Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang , itu terguling dan membentur trotoar.

Menurut keterangan Haryono, semula mobil jenazah melaju dari arah Semarang menuju Klaten. Namun sesampai dilokasi kejadian, mobil terguling.

“Karena jalan licin kemudian oleng ke kanan membentur trotoar,”katanya.

Menurut saksi lain, Kris, mobil jenazah yang melaju dari arah Semarang tujuan Klaten dengan kecepatan sedang

“Mobil jenazah berwarna putih melaju dari arah Semarang, arah ke Klaten, tiba tiba selip dan terguling” kata Kris kepada rasikafm.com.

saksi menambahkan Mobil jenazah tersebut berisi satu keluarga dan satu sopir.
“Di dalam mobil tadi ada jenasahnya dengan 4 anggota keluarga lain,” paparnya.

Kris mengaku mobil tersebut sempat berputar putar lalu menabrak tiang listrik pinggir jalan.

“ saat kejadian pas gerimis, mobil berputar lalu nabrak tiang listrik pinggir jalan,” tambahnya

Sementara itu pantauan Rasika FM di tkp Kondisi mobil jenazah rusak bagian depan serta kaca depan dan samping kanan pecah.

Proses evakuasi Ambulance Nahas

Usai kejadian Jenazah yang dibawa mobil nahas tersebut lalu dipindahkan kemobil lain. Sedang kondisi korban didalam mobil hanya luka ringan.

“Keempat orang tadi hanya mengalami luka dan langsung dibawa ke rumah sakit,” tambahnya.

Polisi saat ini masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut.

Akibat kecelakaan tersebut arus lalu lintas dari arah Salatiga menuju Semarang di JLS Salatiga padat merayap.

BACA JUGA :

Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi L300 Pick Up bertabrakan di Simpang Empat Klampeyan, Noborejo, Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (25/8/2026) siang. Kecelakaan terjadi saat Ayla hendak menyeberang Jalan Pertapaan Gedono dan bertabrakan dengan L300 yang melaju dari arah Tingkir menuju Kembang. Kedua pengemudi selamat tanpa luka.
Ayla VS L300 Adu Banteng, Pemilik Mobil hanya bisa Geleng - geleng
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved