[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah menggelar Workshop bertajuk Smart School Transformation: Workshop IoT Implementation yang dihadiri oleh kepala sekolah dan guru SMK se-Jawa Tengah di wilayah kerja mereka. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kerja sama antara PLN Icon Plus dan SMK di Jawa Tengah pada akhir April 2025. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan inovasi teknologi seperti Smart Home, PLTS Atap, dan I-Magz, yang dapat mendukung pembelajaran dan pengembangan pendidikan vokasi berbasis industri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dorong Transformasi Smart School, PLN Gelar Workshop bagi Guru SMK

Dorong Transformasi Smart School, PLN Gelar Workshop bagi Guru SMK

Dorong Transformasi Smart School, PLN Gelar Workshop bagi Guru SMK

Foto dok IST

PLN Icon Plus tegaskan peran strategisnya dalam mendukung dunia pendidikan vokasi Indonesia

RASIKAFM.COM | SURAKARTA — PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah gelar Workshop khusus pelanggan, bertajuk Smart School Transformation : Workshop IoT Implementation. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala sekolah dan guru SMK se-Jawa Tengah yang telah menjalin kerja sama dengan PLN Icon Plus.

General Manager Arif Rohmatin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini menjadi bentuk apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin dengan SMK-SMK di wilayah Jawa Tengah.

“Kegiatan ini secara khusus kami dedikasikan untuk SMK-SMK di Jawa Tengah yang selama ini telah menjalin kerja sama erat dengan PLN Icon Plus. Kami percaya, membangun ekosistem pendidikan vokasi berbasis industri adalah kunci untuk mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Arif Rohmatin melalui siaran pers yang diterima Rasika FM.

Pada kesempatan ini, juga diperkenalkan inovasi teknologi terbaru, yaitu Smart Home yang dirancang untuk pembelajaran siswa SMK. Produk ini meliputi smart gate, smart gardening, smart door lock, smart lamp, dan CCTV — seluruh item tersebut dapat dikendalikan melalui smartphone. Selain itu, diperkenalkan pula alat peraga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang dapat digunakan oleh guru untuk memperkaya proses pembelajaran.

Tidak hanya itu, PLN Icon Plus juga memperkenalkan layanan I-Magz, platform digital signage yang bisa dimanfaatkan sekolah untuk menampilkan profil sekolah, struktur organisasi, prestasi siswa, mading digital, hingga media promosi sekolah secara interaktif.

PLN Icon Plus juga konsisten mengembangkan program Kelas Industri untuk SMK. Sampai saat ini, tercatat 74 sekolah di Jawa Tengah dan DIY telah bergabung dalam program tersebut. Bentuk kerja sama meliputi branding, pengadaan tools, magang siswa, magang guru, penyediaan guru tamu, dan berbagai program pendukung lainnya.

BACA JUGA :

Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan lewat Perapihan Kabel Optik di Repeater Telemoyo
PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan lewat Perapihan Kabel Optik di Repeater Telemoyo
PLN Icon Plus menyelenggarakan ICONNET Virtual Academy bertema Winning Mindset for Winning Sales di Grand Mercure Yogyakarta pada 25–26 Agustus 2025, diikuti puluhan peserta dari berbagai regional dan unit kerja di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, serta jajaran manajemen, dengan tujuan memperkuat daya saing ICONNET melalui standarisasi produk, program kerja, dan proses bisnis layanan ritel.
ICONNET Virtual Academy: PLN Icon Plus Tegaskan Komitmen Layanan Unggul dan Adaptif
PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah menggelar kegiatan donor darah bersama RS Kariadi Semarang di Semarang sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan. Acara ini diikuti antusias oleh karyawan, mitra kerja, dan masyarakat sekitar pada hari kegiatan berlangsung, menunjukkan semangat berbagi yang tetap kuat.
PLN Icon Plus Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian Sosial dan Kemanusiaan

INFOGRAFIS

TERKINI

BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 11 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 26,0°C, kelembapan 80 persen, dan angin timur 8 km/jam, dengan potensi hujan ringan di wilayah pegunungan.
11 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 11 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu...
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan meninjau inovasi penanaman padi dalam pot (Padi Pot) di Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Rabu (9/9/2026). Inovasi warga tersebut dinilai mampu memanfaatkan...
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi...
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 10 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.00 WIB mencatat suhu Semarang 25,8°C, kelembapan 73%, dan angin tenggara 3 km/jam. Hujan ringan berpotensi terjadi di daerah pegunungan.
10 September 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan di Pegunungan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 10 September 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil observasi pukul 05.00 WIB mencatat...
Polres Semarang mengungkap penyebab kematian bayi perempuan yang ditemukan terkubur di kebun kosong Dusun Kropoh, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi dilahirkan VA (17) tanpa bantuan medis pada Kamis (3/9/2026). Polisi menyebut hasil pemeriksaan menunjukkan bayi masih dapat hidup di luar kandungan, namun meninggal akibat kekurangan napas dalam proses persalinan yang dilakukan secara paksa.
Pembuangan Bayi di Bandungan, Polisi: Persalinan Belum Selesai, Bayi Ditarik Paksa
Polres Semarang mengungkap penyebab kematian bayi perempuan yang ditemukan terkubur di kebun kosong Dusun Kropoh, Bandungan, Kabupaten Semarang. Bayi dilahirkan VA (17) tanpa bantuan medis pada Kamis (3/9/2026)....
Muat Lebih

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani