URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Para juara Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Kota Salatiga Tahun 2023 akan terus diawasi dan didukung untuk mengikuti kompetisi di tingkat Provinsi. Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, menegaskan pentingnya mengawal proses tersebut. Kegiatan Krenova tidak hanya berhenti pada penghargaan, tetapi juga bertujuan untuk menciptakan manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Finalis Lomba Krenova Salatiga Tahun 2023 Akan di Kawal Sampai Provinsi

Finalis Lomba Krenova Salatiga Tahun 2023 Akan di Kawal Sampai Provinsi

Finalis Lomba Krenova Salatiga Tahun 2023 Akan di Kawal Sampai Provinsi

Sejumlah Peserta Juara Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Kota Salatiga Tahun 2023 saat berfoto bersama Pj Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Para Juara Lomba Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Kota Salatiga Tahun 2023 akan di kawal terus guna mengikuti kompetisi di level Provinsi. Selain itu, kebermanfaatannya untuk masyarakat juga akan kita dorong dan segera kita pertemukan dengan mitra potensial.

Hal tersebut disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi usai menyerahkan penghargaan pemenang lomba Krenova 2023 dan anugerah paralegal justice award serta anugerah anubhawa sasana desa jagaddhita di Halaman Pemkot Salatiga, Senin (05/06/2023). Menurutnya, selesainya kompetisi Krenova ini, maka tidak hanya berhenti pada penghargaan saja, namun kebermanfaatannya akan kita kawal.

“Alhamdulillah kita sudah menyelesaikan kompetisi krenova dan penghargaan ini tidak hanya berhenti pada awarding saja. Saya berharap betul kepada Pemkot lewat Bapeda selaku leading sector untuk mengawal proses terkait keberlanjutannya untuk mengikuti kompetisi pada level di Provinsi. Selain itu, sambil menunggu proses persiapan, kami rancang untuk bertemu dengan mitra potensial. Apakah itu dari dunia usaha, mitra strategis. Karena kebermanfaatan kepada masyarakat maupun pihak pihak lain yang memungkinkan untuk dikembangkan dalam konteks apakah mungkin dilakukan massalisasi atau produksi yang berkelanjutan,”kata Sinoeng.

“Hasil apapun dari kegiatan Krenova itu bisa dirasakan oleh masyarakat dan bukan hanya sebagai sebuah produk literasi di perpustakaan. Sebagai sebuah catatan pasti, dan apakah itu kemudian bisa kita produksi menjadi satu teknologi tepat guna, penemuan baru yang bisa digunakan dalam keseharian, tambahnya.

Sinoeng akui, untuk melaksanakannya memang memerlukan semangat dan kebersamaan dalam mendorong para juara yang ada di kompetisi ini untuk lebih berkreasi dan bermanfaat untuk orang lain.

Sebagai informasi Lomba Krenova tahun 2023 ini untuk tingkat Pelajar diraih SMK N 2 Salatiga, Juara 1 dengan inovasi Smart Smoke Detector, SMP Kristen 2 Salatiga, Juara 2 dengan inovasi Do It Yourself Bluemotbot dan SMP Muhammadiyah Salatiga, Juara 3 dengan inovasi Laga Simenwa. Kemudian untuk kategori umum, Progdi Kimia Fakultas Sains Matematika UKSW, Juara 1 dengan inovasi Minyak Biji Labu Kuning, Progdi Fisika Fakultas Sains Matematika UKSW, Juara 2 dengan inovasi Insting Ibu serta Tadris Matematika UIN Salatiga meraih Juara 3 dengan inovasi Monalisa Era 4.0.

Selain itu, juga diberikan penghargaan kepada Lurah Mangunsari, Ibu Mei Indah Susanti, yang telah berhasil mendapatkan Anugerah Paralegal Justice Award Tahun 2023, sebuah penghargaan dari Kemenkumham bagi Lurah/Kepala Desa, yang dinilai mampu menyelesaikan konflik permasalahan hukum di tengah masyarakat (non litigation peacemaker). Serta kepada Kelurahan Tingkir Lor yang juga telah mendapatkan penghargaan dari Kemenkumham berupa Anugerah Anubhawa Sasana Desa Jagaddhita.

BACA JUGA :

Selama hampir 20 tahun, keluarga Muhroji di Dusun Rejowinangun, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, hidup tanpa aliran listrik meski tiang listrik telah berdiri di dekat rumah mereka. Hingga Rabu (22/7/2026), permohonan pemasangan listrik belum terealisasi karena diperlukan penambahan jaringan. Kondisi ekonomi yang terbatas membuat keluarga tersebut bertahan menggunakan sentir berbahan bakar minyak goreng sebagai penerangan setiap malam.
20 Tahun Hidup dalam Gelap, Keluarga Miskin di Sumowono Terangi Malam dengan Sentir Jelantah
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang memperkuat budaya sadar bencana melalui inovasi SADEWA (Strategi Deteksi, Edukasi, dan Waspada Bencana). Program berbasis kolaborasi pentahelix dan digitalisasi ini berhasil meningkatkan jumlah Desa Tangguh Bencana (Destana) menjadi 116 desa hingga 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan edukasi, sistem deteksi dini, KKN Tematik Kebencanaan, serta optimalisasi dana desa guna meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai ancaman bencana.
Lewat SADEWA, BPBD Kabupaten Semarang Bangun Budaya Sadar Bencana dari Desa
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih penghargaan Most Impactful University for National Integration dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026 di Solo pada 17 Juli 2026. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi UKSW dalam menghadirkan pendidikan inklusif, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat melalui berbagai program di bidang kesehatan, lingkungan, pemberdayaan UMKM, serta penguatan ekonomi desa.
Berkat Akademi BUMDes, UKSW Raih Pengakuan Nasional atas Inovasinya
Menjelang Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga, upaya Pemerintah Kota Salatiga melestarikan Gedung Pakuwon, bangunan cagar budaya yang menjadi lokasi bersejarah Perjanjian Salatiga 1757, masih terkendala komunikasi dengan pemilik yang berdomisili di Semarang. Hingga Selasa (21/7/2026), Disbudpar belum memperoleh respons atas permohonan audiensi sehingga pemerintah berencana menggandeng Pemkot Semarang untuk memfasilitasi pertemuan, sembari menyiapkan langkah pelestarian agar nilai sejarah bangunan tetap terjaga.
Begini Nasib Gedung Pakuwon Salatiga, Pemkot Kesulitan Bertemu Pemilik
Wali Kota Salatiga bersama Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK, dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaksanakan ziarah ke makam para mantan Wali Kota Salatiga pada Senin (21/7/2026) sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Ke-1276 Kota Salatiga. Ziarah dilakukan di TPU Ngemplak dan Makam Sidomulyo untuk mendoakan serta memberikan penghormatan kepada almarhum John Manuel Manoppo dan Letkol Soegiman atas jasa dan pengabdian mereka dalam membangun Kota Salatiga
Jelang Hari Jadi, Robby bersama Istri Tabur Bunga di Makam Mantan Wali Kota
Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta