URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PSIS gagal memenangkan pertandingan di Stadion Jatidiri Semarang melawan Persib Bandung dalam putaran kedua BRI Liga 1. Pelatih PSIS, M Ridwan mengakui kekuatan Persib lebih unggul.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gagal Menang, PSIS Akui Kekuatan Persib

Gagal Menang, PSIS Akui Kekuatan Persib

Gagal Menang, PSIS Akui Kekuatan Persib

featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – PSIS gagal meraih kemenangan di kandang sendiri saat melawan Persib Bandung pada putaran kedua BRI Liga 1 di Stadion Jatidiri Semarang pada Selasa (31/1/2023) sore.

Bahkan Laskar Mahesa Jenar harus dibobol tiga kali dan hanya bisa membalas dengan satu gol. Tiga gol Maung Bandung dicetak oleh Marc Klok menit 18, Ciro Alves 36, dan David da Silva menit 80. Sementara satu gol balasan PSIS dicetak oleh pemain pengganti Taisei Marukawa di menit 65.

Caretaker PSIS, M Ridwan mengaku sudah berusaha maksimal agar bisa meraih hasil yang positif. Namun, memang kekuatan Persib Bandung masih diatas PSIS.

“Tim yang solid, kedalaman skuad baik sekali sangat memungkinankan dengan catatan prestasi besar kemungkinan Persib bisa memenangkan Liga 1,” ujar Ridwan saat jumpa pers usai pertandingan.

Ridwan menjelaskan alasan Taisei Marukawa dan pemain anyar Vitinho dimasukan di babak kedua karena masalah kebugaran. Meskipun ketika dimasukan sebagai pemain pengganti sangat berpengaruh pada jalannya pertandingan, namun dirinya dan staff lainnya tidak mau mengambil resiko.

“Memang Narukawa dan Vitinhho karena pertimbangan kebugara sebab dilatihan terakhir hanya 15-20 menit saja kedua pemain itu kewalahan terkait dengan kebugaran jadi memang plan kita untuk menyelamatkan Vitinho dan Marukawa agar tidak cedera atau penurunan stamina maka kita mempersiapkan itu. Memang impact mereka besar sekali tapi belum cukup untuk membalikan keadaan,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pemain PSIS Wawan Febrianto mengucapkan maaf kepada para suporter dan masyarakat Kota Semarang atas kekalahan di kandang sendiri. Dirinya dan para pemain lainnya berjanji akan terus berbenah agar PSIS bisa meraih hasil yang positif.

“Kedepan staff pelatih dan teman-teman akan memperbaiki untuk menjadi lebih baik. Sekali lagi kami mohon atas hasil pertandingan ini,” paparnya.

Disisi lain, Pelatih Persib Bandung, Luis Milla menerangkan pada babak kedua PSIS bisa mengimbangi permainan timnya. Namun, dirinya langsung merespon dengan melakukan beberapa perubahan sehingga bisa mencetak satu gol lagi.

“Saya lebih suka Persib di babak pertama karena di babak kedua sedikit banyak kehilangan bola, tidak kontrol permainan sehingga akhirnya kita berusaha menjaga standart di babak pertama kita harus merubah sesuatu dan itu harus saya lakukan,” bebernya.

Dirinya menuturkan saat ini Tim Maung Bandung sementara berada di peringkat satu. Menurutnya, persaingan di klasemen lima besar BRI Liga 1 sangat kompetitif.

“Cukup suprize dengan perolehan tim yang ada di klasemen Liga 1. Perolehan poin setiap tim dan bagaiaman persaingan klasemen satu sampai lima jika setiap pertandingan tidak meraih poin maksimal akan berbeda. Kalau melihat level seperti ini bagus buat kompetisi Indonesia,” terangnya.

Senada, salah satu pemain Persib Bandung Rezaldi Hehanussa mengakui timnya akan terus berusaha maksimal agar terus bertahan di peringkat pertama. Kemenangan debut ini ia berikan untuk suporter Bobotoh dan warga Bandung.

“Alhamdulillah bisa meraih kemenangan, pertandingan penting sehingga bisa diposisi pertama. Persib layak menerima dan saya mengucapkan terimakasih kepada coach Milla saya persembahkan assist ini untuk Bobotoh,” tutupnya.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan