KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Gerakan Sehari Dirumah Saja Dimanfaatkan Warga Blondo Celong Untuk Penyemprotan Disinfektan Dan Perbaikan Jalan Yang Rusak

Gerakan Sehari Dirumah Saja Dimanfaatkan Warga Blondo Celong Untuk Penyemprotan Disinfektan Dan Perbaikan Jalan Yang Rusak

Gerakan Sehari Dirumah Saja Dimanfaatkan Warga Blondo Celong Untuk Penyemprotan Disinfektan Dan Perbaikan Jalan Yang Rusak

Warga dengan dibantu anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa saat tengah kerja bhakti minggu 4 juli 2021 pagi

RASIKAFM – Munculnya program dari Pemerintah Kota Salatiga yang meminta masyarakat di Kota Hati Beriman untuk melaksanakan gerakan sehari di rumah saja pada Minggu 4 Juli 2021 dimanfaatkan positif oleh sebagian warga Salatiga.
Salah satunya oleh warga dikawasan Blondo Celong ini.

Bahkan Gerakan Sehari Dirumah Saja Dimanfaatkan Warga Blondo Celong Untuk Penyemprotan Disinfektan Termasuk Memperbaiki Jalan Yang Rusak.
Dalam kegiatan yang dibungkus dengan Kerja bhakti minggu pagi tersebut juga dihadiri oleh Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Kutowinangun Kidul bersama puluhan Warga Blondo Celong melakukan Penyemprotan Disinfektan Guna Memutus Penyebaran Covid 19.

Kepada rasikafm.com Muntoha Ketua Rt 04 Rw 08 Blondo Celong mengatakan kegiatan kerja bakti dan penyemprotan ini dilaksanakan sebagai antisipasi adanya pandemi covid 19 dan mengikuti anjuran Pemerintah Sehari dirumah saja “dalam kegiatan kami ini dilakukan aecara swadaya dari masyarakat untuk masyarakat. Waktu libur ini kami manfaatkan juga untuk perbaikan jalan” ungkap ketua RT.

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=qZcLeBtf_-A[/embedyt]

Muntoha ketua RT 4 RW 8 Blondo Celong saat diwawancarai media

Sementara itu Susilowati tokoh masyarakat yang juga Ketua RW 08 menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam kegiatan warganya, “kami selaku perwakilan warga menyatakan kesiapan untuk melaksanakan apa yang menjadi himbauan dalam mengantisipasi penyebaran Corona sehingga kondusifitas di wilayah dapat terwujud” ungkap Susilowati yang juga sebagai tokoh masyarakat Blondo Celong ini.

Pantauan Rasika FM kegiatan kerja bhakti berupa penyemprotan dan penambalan jalan rusak itu dilakukan oleh hampir sebagian besar warga. Usai kerja bhakti mereka menikmati hidangan dan makan siang yang ada di pos ronda RT.

(Rief)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]