URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pengerjaan flyover Madukoro di Jalan arteri Yos Sudarso, Kota Semarang telah memasuki tahap pemasangan erection box girder atau gelagar jembatan. Pelaksanaannya mulai tanggal 2 November 2023 dan ditargetkan rampung pada 20 November 2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Girder Flyover Madukoro Mulai Dipasang, Ini Rekayasa Arus Lalin di Arteri Yos Sudarso

Girder Flyover Madukoro Mulai Dipasang, Ini Rekayasa Arus Lalin di Arteri Yos Sudarso

Girder Flyover Madukoro Mulai Dipasang, Ini Rekayasa Arus Lalin di Arteri Yos Sudarso

Gelagar jembatan (girder) flyover Madukoro mulai dipasang sejak tanggal 2 – 20 November 2023. Rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalur di ruas jalan arteri Yos Sudarso akan dilakukan guna keperluan tersebut. Foto: win
Gelagar jembatan (girder) flyover Madukoro mulai dipasang sejak tanggal 2 – 20 November 2023. Rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalur di ruas jalan arteri Yos Sudarso akan dilakukan guna keperluan tersebut. Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | SEMARANG – Pengerjaan flyover Madukoro di Jalan arteri Yos Sudarso, Kota Semarang telah memasuki tahap pemasangan erection box girder atau gelagar jembatan. Pelaksanaannya mulai tanggal 2 November 2023 dan ditargetkan rampung pada 20 November 2023.

Manajer Pelaksana Proyek PT Wijaya Karya (Wika), Masy Aril mengatakan, total ada 53 gelagar jembatan yang akan dipasang. Masing-masing memiliki ukuran panjang 40,8 meter sebanyak 40 balok, dan 13 balok sisanya berukuran 50,8 meter.

“Teknisnya, gelagar akan dipasang span by span atau satu persatu bentang jembatan menggunakan launcher,” kata Aril ditemui di lokasi proyek flyover Madukoro, Kamis (2/11/2023).

Dijelaskan Aril, pemasangan gelagar jembatan itu memerlukan area yang steril. Artinya, badan jalan di sisi kanan dan kiri flyover tersebut tidak boleh ada kendaraan yang melintas ataupun aktivitas lain. Sehingga saat gelagar jembatan mulai diangkat menggunakan launcher, akan diberlakukan rekayasa arus lalu lintas di ruas jalan arteri Yos Sudarso berupa penutupan jalur. Untuk keperluan itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes Semarang.

“Penutupan jalur secara bertahap, selang-seling. Misal hari ini dari arah Surbaya menuju Jakarta yang kita tutup, hari berikutnya sebaliknya. Jadi yang ditutup satu sisi saja,” paparnya.

Penutupan arus lalu lintas itu, lanjut Aril, akan diberlakukan sejak pukul 22.00 – 05.00 WIB. Hal itu dikarenakan, saat malam hari tidak begitu banyak kendaraan yang melintas.

“Rentang waktunya setiap satu seksi antara 15-20 menit. Kalau lancar, dalam satu hari bisa empat gelagar jembatan terpasang,” lanjutnya.

Sebagai informasi, jangka waktu pembangunan flyover Madukoro ini selama 12 bulan dan sudah dimulai sejak 2 Mei 2023 untuk tahap pembuatan frontage atau pelebaran jalan di sisi kanan dan kiri.

Flyover ini akan menghubungkan titik awal jalan layang dari Jalan Anjasmoro melintasi Jalan Arteri Yos Sudarso, dan membentang hingga Jalan Madukoro. Sehingga nantinya akan menjadi salah satu akses dan gerbang masuk Kota Semarang melalui Bandara Ahmad Yani. (win)

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang mengungkap temuan serpihan tulang yang diduga bagian dari tulang kepala serta bercak darah di TKP konter Royal Phone, Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa, Jumat (7/8/2026), dalam penyelidikan kasus dugaan perampokan disertai pembunuhan terhadap Chandra Waskito. Polisi juga telah memeriksa tujuh saksi, menemukan 53 unit telepon genggam di mobil tempat jasad korban ditemukan di Gubug, Kabupaten Grobogan, dan masih menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab kematian.
Serpihan Tulang Ditemukan di TKP Royal Phone Ambarawa, 53 Unit HP Ditinggal Di Dalam Mobil Korban
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved