KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Gratis 10 Hari! Jateng Fair 2026 Jadi Panggung Inovasi, Investasi, UMKM, dan Hiburan Terbesar di PRPP

Gratis 10 Hari! Jateng Fair 2026 Jadi Panggung Inovasi, Investasi, UMKM, dan Hiburan Terbesar di PRPP

Gratis 10 Hari! Jateng Fair 2026 Jadi Panggung Inovasi, Investasi, UMKM, dan Hiburan Terbesar di PRPP

Opening Ceremony Jateng fair 2026 oleh Gubernur Jawa Tengah Jumat Malam (26/6/2026)

SEMARANG — Ribuan masyarakat memadati kawasan PRPP Semarang pada malam pembukaan Jateng Fair 2026, Jumat (26/6/2026). Resmi dibuka Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, ajang tahunan yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah ini hadir dengan konsep yang lebih besar dan lebih lengkap, sekaligus membuka akses gratis bagi seluruh pengunjung selama 10 hari.

Mengusung tema “Action for Transformation”, Jateng Fair 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran pembangunan, tetapi juga menjadi etalase berbagai inovasi, peluang investasi, produk unggulan daerah, UMKM, seni budaya, hingga hiburan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, Jateng Fair merupakan wadah untuk menunjukkan hasil nyata pembangunan dan transformasi yang telah dilakukan di Jawa Tengah.

“Jateng Fair adalah etalase Jawa Tengah. Semua hasil pembangunan, inovasi, dan potensi daerah kita tampilkan agar bisa dilihat, dipelajari, dikembangkan, bahkan menarik minat investor,” ujarnya.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Jateng Fair 2026 dipadukan dengan Pameran Produk Inovasi Jawa Tengah 2026. Untuk pertama kalinya, hasil riset, teknologi, dan inovasi karya masyarakat, perguruan tinggi, hingga pemerintah dipamerkan dalam satu panggung bersama produk-produk unggulan dari kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

Menurut Luthfi, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing daerah sekaligus mempercepat transformasi ekonomi berbasis inovasi.

Ia pun mengajak seluruh bupati dan wali kota menjadikan Jateng Fair sebagai ajang bersama untuk mempromosikan potensi daerah masing-masing.

“Bupati dan wali kota harus ikut mempromosikan potensi Jawa Tengah dan daerahnya agar mampu menarik investasi. Produk inovasi dan UMKM harus terus berkembang sehingga ekonomi daerah semakin menggeliat,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Umum PT PRPP Jawa Tengah, Shafigh Pahlevi Lontoh, menjelaskan Jateng Fair 2026 berlangsung selama sepuluh hari, mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Selama periode tersebut, masyarakat dapat menikmati area pameran tanpa dipungut biaya. Tiket hanya diberlakukan untuk konser musik yang menghadirkan sejumlah artis nasional.

Sebanyak 26 stan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jawa Tengah, 15 stan pemerintah kabupaten/kota, 8 stan BUMD, 1 stan BUMN, serta puluhan stan UMKM, kementerian, lembaga keuangan, asosiasi pariwisata, hingga perusahaan swasta turut meramaikan pameran.

Tak hanya itu, Jateng Fair juga menghadirkan berbagai aktivitas menarik melalui kolaborasi dengan sejumlah komunitas. Pengunjung dapat menikmati Kids Wonderland sebagai arena bermain keluarga, berbagai kegiatan komunitas bersama Konco EO Semarang, hingga nonton bareng Piala Dunia 2026 bekerja sama dengan TVRI.

Antusiasme masyarakat pun terlihat sejak hari pertama. Ilham, warga Kota Semarang yang datang bersama keluarganya, mengaku selalu menyempatkan diri mengunjungi Jateng Fair setiap tahun.

“Tahun ini terasa lebih ramai. Stan-stannya lebih menarik, artis yang tampil juga bagus-bagus. Saya juga senang melihat banyak inovasi dari daerah yang dipamerkan,” katanya.

Dengan konsep yang lebih modern, kolaboratif, dan terbuka untuk masyarakat, Jateng Fair 2026 diharapkan menjadi etalase terbesar pembangunan Jawa Tengah sekaligus mendorong lahirnya investasi baru, memperkuat UMKM, dan mempercepat transformasi ekonomi daerah.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang