KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?

Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?

Jateng Fair 2026 Pas Buat Liburan Keluarga, Ada Apa Saja?

Gubernur Ahmad Lutfi meninjau lokasi stand Pameran di Jateng Fair 2026

SEMARANG — Masih mencari destinasi liburan sekolah yang ramah di kantong? Jateng Fair 2026 bisa menjadi pilihan. Digelar di kawasan PRPP Semarang hingga 5 Juli 2026, event tahunan ini menyuguhkan paket lengkap mulai dari konser musik, pameran inovasi, produk UMKM, wahana bermain anak, hingga nonton bareng Piala Dunia 2026. Tak heran, sejak hari pertama pembukaan, ribuan warga langsung memadati area pameran untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.

Bagi banyak warga, Jateng Fair bukan lagi sekadar pameran pembangunan. Ajang ini telah menjadi agenda tahunan sekaligus destinasi rekreasi keluarga yang menawarkan hiburan, edukasi, dan pengalaman baru dalam satu lokasi.

Paustina, warga Kota Semarang, sengaja datang pada malam pembukaan bersama suami dan anaknya. Ia ingin menikmati suasana Jateng Fair sekaligus menyaksikan penampilan musik Ndarboy Genk yang menjadi salah satu hiburan pembuka.

“Tiap tahun ke sini bareng keluarga,” ujar Paustina.

Ia mengaku memilih datang bersama keluarga karena Jateng Fair menawarkan banyak pilihan hiburan dalam satu lokasi.

Antusiasme serupa disampaikan Iqbar, pengunjung lain yang hadir bersama istri dan anaknya. Ia menilai suasana Jateng Fair tahun ini lebih ramai dan stan yang tersedia semakin lengkap dibanding penyelenggaraan sebelumnya.

“Tadi baru masuk stand yang di Gedung Merapi. Rame sih, standnya juga cukup lengkap. Tahun kemarin juga ke sini,” katanya.

Ia menilai, penataan dan isi pameran lebih menarik sehingga berencana kembali berkunjung.

Tak hanya menarik bagi keluarga, Jateng Fair 2026 juga menjadi ruang bagi anak muda untuk melihat berbagai karya dan inovasi.

Muhammad Rifqi Al Imron, mahasiswa Binus Semarang, mengaku baru pertama kali mengunjungi Jateng Fair dan tertarik melihat banyaknya inovasi yang ditampilkan.

“Pastinya seru, terutama di sini saya sebagai mahasiswa melihat banyak sekali inovasi-inovasi dari mahasiswa kampus lain. Kemudian ada dari kampus saya juga, dan banyak orang yang excited (tertarik) terhadap inovasi-inovasi para mahasiswa ini,” ungkapnya.

Ia mengaku berkeliling melihat berbagai stand, mulai dari produk UMKM hingga karya inovasi mahasiswa.

“Banyak sih tadi lihat-lihat stand. Ada beberapa mungkin dari UMKM juga, dari mahasiswa, banyak banget pokoknya,” katanya.

Direktur Utama PT PRPP Jawa Tengah (Perseroda), Shafigh Pahlevi Lontoh, mengatakan antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama pembukaan. Menurutnya, konsep Jateng Fair tahun ini memang dirancang agar dapat dinikmati seluruh kalangan.

“Alhamdulillah semenjak tadi sore sudah banyak masyarakat Jawa Tengah, ibu-ibu, anak-anak, bapak-bapak semua berkunjung ke Jateng Fair 2026,” ujarnya.

Shafigh menargetkan jumlah pengunjung mencapai sekitar 15 ribu orang per hari. Dengan durasi pelaksanaan selama sepuluh hari, pihaknya berharap total pengunjung dapat menembus 150 ribu orang.

“Kami mengajak masyarakat menikmati sajian musik, pameran, inovasi, dan apa pun yang ada di sini, bahkan ada Kids Wonderland. Silakan nikmati bersama keluarga,” katanya.

Jateng Fair 2026 berlangsung mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026. Selain pameran, pengunjung juga dapat menikmati berbagai hiburan, termasuk konser musik yang menghadirkan sejumlah artis nasional seperti Ndarboy Genk, Aftershine, SID, Endank Soekamti, hingga Guyon Waton.

Selain itu, pengunjung juga akan disuguhi wahana keluarga, pameran produk unggulan, serta agenda nonton bersama Piala Dunia 2026 yang berkolaborasi dengan TVRI Jawa Tengah.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, kehadiran Jateng Fair menjadi momentum untuk mempertemukan berbagai potensi yang ada di Jawa Tengah, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, inovator, hingga masyarakat.

Menurutnya, Jateng Fair tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga etalase yang menunjukkan berbagai potensi dan inovasi Jawa Tengah.

“Jateng Fair ini merupakan etalasenya Provinsi Jawa Tengah untuk dilihat, diamati, dan dikembangkan,” kata Ahmad Luthfi didampingi Sekda Jateng, Sumarno.

Ia berharap melalui gelaran tersebut, produk inovasi dan UMKM Jawa Tengah semakin berkembang sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dengan adanya Jateng Fair diharapkan UMKM akan berkembang, produk-produk inovasi juga berkembang, dan pertumbuhan ekonomi akan menggeliat,” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang