KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hendak Memancing, Warga Temukan Potongan Tubuh Terbungkus Plastik di Sungai Kretek Ungaran

Hendak Memancing, Warga Temukan Potongan Tubuh Terbungkus Plastik di Sungai Kretek Ungaran

Hendak Memancing, Warga Temukan Potongan Tubuh Terbungkus Plastik di Sungai Kretek Ungaran

Petugas Polres Semarang melakukan olah TKP penemuan potongan tubuh di Sungai Kretek, Kalongan, Ungaran Timur, Minggu (24/7/2022). (Foto/ dok. Humas Polres Semarang)

UNGARAN – Warga Desa Kalongan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang dibuat gempar dengan penemuan potongan tubuh manusia, Minggu (24/7/2022) pagi. Potongan tubuh itu terdiri dari dua bagian tangan kanan dan kiri, tulang dan gumpalan daging.

Peristiwa penemuan itu bermula saat seorang warga hendak memancing di Sungai Kretek, Kalongan, Ungaran Timur. Ia melihat sesuatu yang mencurigakan terbungkus plastik. Setelah dicek ternyata di dalamnya terdapat potongan tubuh manusia.

Kejadian itu segera dilaporkan kepada petugas di Polsek Ungaran kemudian diteruskan ke Polres Semarang. Tim identifikasi segera datang ke lokasi penemuan dan memasang garis polisi untuk keperluan olah TKP.

“Sementara yang teridentifikasi baru tangan kanan dan kiri. Untuk tulang dan potongan daging belum tahu bagian apa,” ungkap Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, Minggu (24/7/2022).

Dijelaskan Yovan, pengecekan DNA untuk mengetahui identitas korban akan dilakukan mengingat kondisi potongan tubuh sudah rusak sehingga tidak bisa diambil sidik jarinya.

“Kondisinya memang sudah rusak, bagian jari terpotong pada bagian ruas atas sehingga belum ada titik terang,” terangnya.

Pihak kepolisian masih melakukan pencarian bagian tubuh yang lain dengan menyusuri sungai dibantu relawan dan warga. Sementara potongan tubuh yang berhasil ditemukan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Semarang untuk diperiksa lebih lanjut. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]