KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hitung Cepat KPU, Prabowo-Gibran Unggul di Kecamatan Tingkir Salatiga

Hitung Cepat KPU, Prabowo-Gibran Unggul di Kecamatan Tingkir Salatiga

Hitung Cepat KPU, Prabowo-Gibran Unggul di Kecamatan Tingkir Salatiga

Pasangan Prabowo-Gibran masih unggul di Kota Salatiga berdasarkan penghitungan cepat yang dilakukan oleh KPU hingga Rabu malam, 14 Februari 2024. Data yang dirilis pada situs web resmi pemilu24.kpu.go.id menunjukkan bahwa pasangan Prabowo-Gibran memperoleh 4.979 suara atau 51,37%, diikuti oleh Paslon Ganjar-Mahfud dengan 2.864 suara atau 29,55%, dan Paslon Anies-Muhaimin dengan 1.849 suara atau 19,08%. Pasangan Prabowo-Gibran unggul di tiga kecamatan di Kota Salatiga: Tingkir (58,33%), Sidorejo (52,7%), dan Sidomukti (55,5%)
Foto dok IST
Ketua DPC Gerindra Salatiga Yuliyanto berjoget Gemoy bersama ratusan pendukung Prabowo Gibran beberapa waktu lalu di gedung GPD Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penghitungan cepat yang dilakukan di KPU memperlihatkan sementara ini pasangan Prabowo-Gibran masih unggul di Kota Salatiga dibandingkan dengan paslon lain hingga Rabu (14/2/2024) malam.

Bedasarkan data yang dirilis di situs web pemilu24.kpu.go.id Rabu (14/2/2024) hingga pukul 19.00 WIB pasangan nomor urut 02 Prabowo-Gibran unggul dengan jumlah suara 4.979 suara atau 51,37%. Kemudian diurutan kedua ada Paslon Ganjar-Mahfud yang meraih 29,55% atau 2.864 suara, dan Paslon nomor urut 01 Anies-Muhaimin dengan 19.08% atau 1.849 suara.

Jika dilihat lebih jauh lagi pasangan Prabowo-Gibran menang di tiga kecamatan yang ada di Kota Salatiga. Yaitu Kecamatan Tingkir yang menyumbang 58,33 % atau 1.639 suara , Kecamatan Sidorejo sebanyak 1.514 suara atau 52,7 %, Kecamatan Sidomukti dengan total 1.024 suara atau 55,5 %.

Sementara untuk Kecamatan Argomulyo saat ini masih dikuasai Paslon nomor urut 01 Anies-Muhaimin dengan total 974 suara atau 45,01 %. Pasang AMIN unggul tipis dengan Prabowo-Gibran yang memiliki 802 suara atau 47,06 %.

Perhitungan itu merupakan hitung cepat di website resmi KPU dan belum sepenuhnya selesai. Sebab hasil perhitungan tersebut baru diambil dari 88 Tempat Pemungutan Suara (TPS), sedangkan total TPS yang ada di Kota Salatiga ada 652 TPS.

Sementara itu Ketua DPC Partai Gerindra Kota Salatiga, Yuliyanto, menyatakan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, unggul atau menang telak di wilayah Kota Salatiga dalamPilpres 2024.

Yuliyanto menyebut dari hasil perhitungan cepat yang berasal dari saksi di 34 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Salatiga hingga Rabu (14/2/2024) sore,

“Saya selaku Ketua DPC Partai Gerindra Kota Salatiga sangat bersyukur atas hasil perolehan suara ini. Selama ini Kota Salatiga dalam kontestasi pilpres selalu dimenangkan capres yang diusung PDIP,” ujar pria yang juga mantan Wali Kota Salatiga itu.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengamankan seorang mantan marketing objek wisata Dusun Semilir berinisial OW (23), warga Kabupaten Purworejo, yang diduga menggelapkan dana perusahaan hingga Rp100 juta melalui pencairan cashback fiktif. Modusnya, pengunjung mandiri dicatat seolah-olah rombongan biro perjalanan agar memenuhi syarat pencairan cashback. Polisi masih mendalami aliran dana dan kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Manipulasi Data Pengunjung Wisata, Mantan Marketing Dusun Semilir Gelapkan Uang Perusahaan Ratusan Juta
IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
[pekok2]