URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Caleg DPRD Kota Salatiga Dapil Tingkir, Rashad Imam Reza Syach Putra, didampingi penasihat hukum Yakub Adi Krisanto, membuat laporan resmi terkait kejadian penyelenggaraan Pemungutan Suara di TPS 14 Kelurahan Kutowinangun Kecamatan Tingkir Kota Salatiga pada Pileg 14 Februari 2024. Reza mengadukan petugas KPPS karena membuka kotak suara sebelum waktu yang ditentukan, dengan tambahan indikasi kecurangan karena sekitar 60-an suara hilang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gercep!, Kejaksaan Negeri Salatiga Lakukan Kajian Dugaan Pelanggaran di TPS 14 Kutowinangun Kidul

Gercep!, Kejaksaan Negeri Salatiga Lakukan Kajian Dugaan Pelanggaran di TPS 14 Kutowinangun Kidul

Gercep!, Kejaksaan Negeri Salatiga Lakukan Kajian Dugaan Pelanggaran di TPS 14 Kutowinangun Kidul

Foto Arief Rasika
Caleg DPRD Kota Salatiga Dapil Tingkir Rashad Imam Reza Syach Putra didampingi penasihat hukum Yakub Adi Krisanto saat berada di Kejaksaan Negeri Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Caleg DPRD Kota Salatiga Dapil Tingkir Rashad Imam Reza Syach Putra didampingi penasihat hukum Yakub Adi Krisanto akhirnya membuat laporan resmi terkait kejadian
Penyelenggaraan Pemungutan Suara di TPS 14 Kelurahan Kutowinangun Kecamatan Tingkir Kota Salatiga saat Pileg 14 februari 2024 lalu.

“Kemarin kami sudah ke Bawaslu, jadi hari ini membuat laporan resmi secara tertulis dan menyerahkan bukti-bukti yang diperlukan,” ujar Reza.

Reza menambahkan, dia mengadukan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 14 Kelurahan Kutowinangun Kecamatan Tingkir Kota Salatiga lantaran membuka kotak suara sebelum waktu yang ditentukan. “Kotak suara itu dibuka sebelum pukul 13.00 WIB, dan kertas suara dihitung oleh petugas,” tambahnya.

Menurut Reza, selain itu juga ada indikasi kecurangan karena sekitar 60-an suara hilang. “Itu diketahui saat ada penghitungan, jumlahnya tidak sesuai dengan DPT. Ada saksinya dan berita acara, jadi kami minta ini ditindaklanjuti oleh Bawaslu,” paparnya didampingi Yakub kuasa hukumnya.

Reza menambahkan jika pengaduan ini tak hanya soal dirinya, tapi juga pemilih yang tidak bisa menggunakan haknya dalam Pemilu 2024. “Tentu merugikan, saya juga komunikasi dengan rekan dari Nasdem dan Demokrat, sehingga ini jangan ditutupi dan harus terbuka,” paparnya.

Sementara itu usai menerima laporan, Kejaksaan Negeri Salatiga melakukan kajian terhadap dugaan pelanggaran di TPS 14 Kutowinangun Kidul Kecamatan Tingkir Kota Salatiga.

Kasi Intel Kejari Salatiga Mirzantio Erdinanda mengatakan, kajian dilakukan setelah ada laporan dari Rashad Imam Reza Syach Putra ke Posko Pemilu. “Pembentukan Posko Pemilu 2024 ini merupakan perintah Jaksa Agung untuk melakukan monitoring pelaksanaan pemilu,” ujarnya kepada rasikafm.com Selasa (20/2/2024).

Tio, panggilan akrabnya, menjelaskan ada dua poin dugaan pelanggaran yang dilaporkan. “Pertama adalah terkait hilangnya suara dan tahapan yang tidak dilalui atau tidak sesuai dalam tata cara pelaksanaan pemilu,” ujarnya.

Menurut Tio, setelah ada laporan tersebut, akan dilakukan telaah dan kajian akan disampaikan ke pimpinan. “Setelah itu nanti penyelesaian bagaimana, menunggu petunjuk dari pimpinan,” ujarnya.

Sebelumnya Partai Demokrat juga mengajukan protes ke Bawaslu Salatiga terkait pelaksanaan pemungutan suara di TPS 14 tersebut.

Kasi Intel Kejari Salatiga Mirzantio Erdinanda Saat diwawancarai Rasika FM

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga