KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ikasmanssa Bertekat Menyumbangkan Diri Untuk Salatiga Lebih Baik, Melalui Bidangnya Masing Masing

Ikasmanssa Bertekat Menyumbangkan Diri Untuk Salatiga Lebih Baik, Melalui Bidangnya Masing Masing

Ikasmanssa Bertekat Menyumbangkan Diri Untuk Salatiga Lebih Baik, Melalui Bidangnya Masing Masing

Pudjo Suseno (bertopi) saat gelar ramah tamah dengan sejumlah media

Alumni SMA Negeri 1 Salatiga yang tergabung dalam Ikasmanssa bertekad akan menyumbangkan diri secara nyata terhadap kemajuan masyarakat Kota Salatiga dan sekitarnya.

Kepada rasikafm.com, ketua Ikasmassa Pudjo Suseno saat menggelar ramah tamah di Joglo Ki Penjawi Jalan Ki Penjawi No.14, Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jumat (5/8/2022)menuturkan, Ikasmansa ini telah menyatukan lebih dari 10 ribu anggota alumni SMA Negeri 1 Salatiga. Dan anggotanya berasal dari latar belakang yang berbeda dengan berbagai macam profesi serta kesuksesan.[irp posts=”40761″ name=”Ikasmanssa Akan Gelar Festival UMKM, Acara Akan Dimeriahkan Penampilan Mr. Jono dan Joni”]

“Kami mempunyai satu misi berkontribusi dan menyumbangkan pemikiran dalam mengembangkan potensi wilayah Kota Salatiga dan sekitarnya di berbagai bidang, diantaranya bidang sosial, budaya, pendidikan dan ekonomi,”kata Pudjo.

Pudjo menambahkan,
Para alumni SMA Negeri 1 Salatiga telah berkiprah dalam banyak kegiatan yang “Migunani” (Berguna – red) sesuai visi dan misi yang diemban.

“Yang menjadi fokus kami saat ini ingin mengembangkan UMKM serta melakukan kegiatan bakti sosial seperti gelar sembako murah, Salatiga Green, beasiswa untuk adik – adik SMA, kepedulian bencana dan kepedulian di masa pandemi serta lainya,”ungkap Alumni tahun 1981 ini.

Lebih lanjut Pudjo berharap, dibawah kepemimpinanya ini keberadaan Ikasmanssa dalam seluruh kiprahnya dapat dirasakan kemanfaatanya oleh masyarakat Salatiga.

“Kami akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Salatiga dan DPRD Kota Salatiga dengan tekat akan mewujudkan Salatiga kedepan lebih baik dan semakin baik,”tandasnya.

“Salatiga tanah kampung halaman kita, maka sudah seharusnya jika kesuksesan yang kita raih saat ini dipersembahkan untuk Salatiga lebih baik,”pungkas Pudjo.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
[pekok2]