URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Alumni SMA Negeri 1 Salatiga yang tergabung dalam Ikasmanssa bertekad akan menyumbangkan diri secara nyata terhadap kemajuan masyarakat Kota Salatiga dan sekitarnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ikasmanssa Bertekat Menyumbangkan Diri Untuk Salatiga Lebih Baik, Melalui Bidangnya Masing Masing

Ikasmanssa Bertekat Menyumbangkan Diri Untuk Salatiga Lebih Baik, Melalui Bidangnya Masing Masing

Ikasmanssa Bertekat Menyumbangkan Diri Untuk Salatiga Lebih Baik, Melalui Bidangnya Masing Masing

Pudjo Suseno (bertopi) saat gelar ramah tamah dengan sejumlah media

Alumni SMA Negeri 1 Salatiga yang tergabung dalam Ikasmanssa bertekad akan menyumbangkan diri secara nyata terhadap kemajuan masyarakat Kota Salatiga dan sekitarnya.

Kepada rasikafm.com, ketua Ikasmassa Pudjo Suseno saat menggelar ramah tamah di Joglo Ki Penjawi Jalan Ki Penjawi No.14, Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jumat (5/8/2022)menuturkan, Ikasmansa ini telah menyatukan lebih dari 10 ribu anggota alumni SMA Negeri 1 Salatiga. Dan anggotanya berasal dari latar belakang yang berbeda dengan berbagai macam profesi serta kesuksesan.[irp posts=”40761″ name=”Ikasmanssa Akan Gelar Festival UMKM, Acara Akan Dimeriahkan Penampilan Mr. Jono dan Joni”]

“Kami mempunyai satu misi berkontribusi dan menyumbangkan pemikiran dalam mengembangkan potensi wilayah Kota Salatiga dan sekitarnya di berbagai bidang, diantaranya bidang sosial, budaya, pendidikan dan ekonomi,”kata Pudjo.

Pudjo menambahkan,
Para alumni SMA Negeri 1 Salatiga telah berkiprah dalam banyak kegiatan yang “Migunani” (Berguna – red) sesuai visi dan misi yang diemban.

“Yang menjadi fokus kami saat ini ingin mengembangkan UMKM serta melakukan kegiatan bakti sosial seperti gelar sembako murah, Salatiga Green, beasiswa untuk adik – adik SMA, kepedulian bencana dan kepedulian di masa pandemi serta lainya,”ungkap Alumni tahun 1981 ini.

Lebih lanjut Pudjo berharap, dibawah kepemimpinanya ini keberadaan Ikasmanssa dalam seluruh kiprahnya dapat dirasakan kemanfaatanya oleh masyarakat Salatiga.

“Kami akan bersinergi dengan Pemerintah Kota Salatiga dan DPRD Kota Salatiga dengan tekat akan mewujudkan Salatiga kedepan lebih baik dan semakin baik,”tandasnya.

“Salatiga tanah kampung halaman kita, maka sudah seharusnya jika kesuksesan yang kita raih saat ini dipersembahkan untuk Salatiga lebih baik,”pungkas Pudjo.

BACA JUGA :

Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved