URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

IKASMANSSA Dan PT Unza Vitalis Berikan Bantuan Untuk Warga Terdampak Covid

IKASMANSSA Dan PT Unza Vitalis Berikan Bantuan Untuk Warga Terdampak Covid

IKASMANSSA Dan PT Unza Vitalis Berikan Bantuan Untuk Warga Terdampak Covid

Walikota Salatiga Yuliyanto secara simbolis menerima bantuan dari PT Unza Vitalis yang diserahkan oleh Yuliana Widyantari Rabu 28 juli

Salatiga, RASIKA FM – Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Salatiga (IKASMANSSA), dan PT Unza Vitalis. Memberikan bantuan untuk membantu masyarakat Kota Salatiga yang tengah menjalani isolasi mandiri akibat terpapar COVID-19. Serah terima bantuan tersebut dilaksanakan di Halaman Gedung Baru DPRD Kota Salatiga, Rabu (28/7/21).

Kepada rasikafm.com Yuliana Widyantari Human Resources and General Affair PT. Unza Vitalis mengatakan pihaknya mengirimkan bantuan untuk meringgankan beban masyarakat Kota Salatiga yang terpapar

“Dari kami bantuan tersebut sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap penanganan Covid-19, sebagai leading sektor pemerintah bahu membahu dalam mengatasi dampak pendemi” ungkap Ari panggilan akrab Yuliana.

“Saya ucapkan terimakasih kepada komunitas, IKASMANSSA, dan PT. Unza Vitalis sudah mengirimkan 1 ton beras, 200 APD dan 400 paket sembako guna membantu masyarakat Kota Salatiga yang terpapar COVID-19. Ini sebagai bentuk kepedulian untuk berbagi kepada sesama yang sedang mengalami kesulitan,” terang walikota Salatiga Yuliyanto.

Wali Kota menyebutkan, hingga saat ini masih ada ribuan warga masyarakat di Kota Salatiga yang melakukan isolasi mandiri, sehingga mengalami dampak ekonomi yang sangat signifikan. Meski demikian, dari seluruh pasien COVID-19 yang dirawat di RSUD Salatiga, diperkirakan hanya 30 persen warga Kota Salatiga, selebihnya berasal dari beberapa daerah sekitar (rief)

BACA JUGA :

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved